Peringatan Maulid Nabi, Pemkot Bima Hadirkan Ustad Jujun

Iklan Atas Halaman 920x250

.

Peringatan Maulid Nabi, Pemkot Bima Hadirkan Ustad Jujun

Kamis, 21 Desember 2017
Ustad Juju saat menyampaikan tausiyahnya. (Foto : Hum).
Kota Bima, Jurnal NTB,- Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 1439 Hijriah Tingkat Kota Bima oleh Pemerintah Kota Bima Kamis (21/12) menghadirkan Dr. KH. Jujun Junaedi, M.Ag. Penceramah yang akrab disapa Ustadz Jujun ini hadir bersama istrinya.

Kegiatan dilaksanakan di halaman kantor Walikota Bima ini turut dihadiri oleh Danrem 162/ Wira Bhakti Kolonel Infantri Farid Makruf, M.A, bersama jajaran, Walikota Bima M. Qurais H. Abidin, Wakil Walikota Bima H. A. Rahman H. Abidin, SE, Dandim 1608/Bima dan Kapolres Bima Kota, anggota DPRD Kota Bima, Kepala Kantor Kemenag Kota Bima, Ketua MUI Kota Bima, para pimpinan BUMN/BUMD, perwakilan inatansi vertikal, Ketua TP PKK, Ketua GOW, Ketua Iswara, Ketua Bhayangkari, Plt Sekda Kota Bima, serta para pimpinan OPD Lingkup Pemerintah Kota Bima bersama pegawainya.

Dalam tausiyah, Ustadz kelahiran Garut Jawa Barat ini mengajak seluruh masyarakat meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW, salah satunya adalah membudayakan perilaku hidup bersih dan mencintai alam.

Berbicara tentang alam, diantara penyebab utama banjir adalah terganggunya daerah resapan air akibat penggundulan hutan dan terganggunya daerah aliran sungai.

“Air sudah punya ‘rumahnya’ sendiri. Jika manusia mengganggu ‘rumahnya’, maka ia pun akan mengganggu rumah manusia,” katanya.

Lanjutnya, selain manusia, air pun bertasbih kepada Allah SWT. Mengganggu aliran air maka sama artinya kita menantang Allah SWT.

“Begitu pun membuang sampah sembarangan dan mengganggu DAS, juga sama dengan menantang Allah SWT,” terangnya.

Pada kesempatan itu, Ustad Juju menyinggung kebiasaan saling menjelek-jelekkan dan mencari aib orang lain yang harus dijauhi. Hal ini dikaitkannya dengan situasi politik khususnya menjelang Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) serentak yang akan dilaksanakan tahun depan.

“Jangan suka menjelek-jelekkan saudaramu. Peliharalah akhlak saling menghormati. Pemilukada harus menjadi momen yang membahagiakan karena kita akan memilih pemimpin. Semoga terpilih pemimpin yang dicintai masyarakat,” harapnya.

Selain tausiyah dari Ustadz Jujun, hadirin juga mendengarkan arahan dari Danrem 162/Wira Bhakti. Danrem mengingatkan masyarakat memperkuat semangat kebersamaan dan tidak mudah dipecah belah.

Sementara itu, dalam sambutannya Walikota menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran kedua tokoh tersebut.

“Terimakasih kami kepada Bapak Danrem yang telah memegang komando pada masa tanggap darurat banjir tahun 2016 lalu. Sementara kepada Ustadz Jujun, kami sampaikan terima kasih karena ditengah kesibukan telah berkenan memenuhi undnagan kita untuk memberikan tausiyah dalam rangka peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW,” kata Walikota.

Jurnal-01/Hum