
Suasa di depan rumah Kabid Cipta Karya, FHD.
Kota Bima, Jurnal NTB.- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih melakukan penggeledahan terkait kasus dugaan korupsi dan gratifikasi di Pemerintah Kota Bima.
Setelah bertolak dari gudang air minum milik mertua Wali Kota Bima, Tim KPK melanjutkan pekerjaannya dengan menggeledah rumah Kabid Cipta Karya Dinas PUPR Kota Bima, inisial FHD, di BTN Griya Gilipanda Kelurahan Sarae Kota Bima.
Tim KPK yang dikawal oleh aparat bersenjata tiba di lokasi sekira pukul 14.55 wita.
Ketua RW setempat Fauzi dikonfirmasi sejumlah media ada Tim Penyidik KPK yang datang ke rumah FHD.
"Tadi saya sedang di luar, dihubungi warga ada KPK yang datang ke rumah FHD," katanya.
Fauzi dikonfirmasi lebih jauh, tidak mengetahui pasti berkaitan dengan urusan apa kedatangan lembaga Anti Rasuah tersebut.
"Waduh saya tidak tahu pasti. Tapi tadi ada FHD di dalam rumah," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kominfotik Kota Bima H Mahfud meminta agat semua pejabat terkait kasus yang ditangani KPK, agar bisa kooperatif membantu proses hukum.
"Sekarang sudah jadi ranah KPK, kalau bisa pejabat terkait kasus ini bisa kooperatif," harapnya.
Jurnal-01

Komentar