Kota Bima, Jurnal NTB.- Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Rasanae Barat, Bawaslu Kota Bima, Senin, 20 November 2023 menerima silaturahmi 5 orang Calon Legislatif (Caleg) anggota DPRD dari partai PKS dapil Rasanae Barat.
![]() |
| Kegiatan silaturahmi Caleg PKS dengan Panwascam Rasanae Barat. |
5 orang caleg yang terdiri dari H Armansyah, Anwar Arman, Nuraini, Awaludin dan Sri Herni, diterima langsung oleh Ketua Panwascam Rasanae Barat, beserta staf di kantor Panwascam Rasanae Barat di Kelurahan Pane.
Agenda silaturahmi ini, merupakan kegiatan rutin Panwascam dengan seluruh caleg dari berbagai partai di dapil Rasanae Barat.
Ketua Panwascam Rasanae Barat, Ruslan, mengatakan, agenda silaturahmi ini merupakan langkah Panwascam untuk melakukan sosialisasi kepada partai politik lebih khusus caleg terkait kampanye.
"Sehingga di lapangan kita memiliki keseragaman dalam memahami kampanye," ungkapnya.
Kegiatan ini juga jelas dia, merupakan inisiatif pengawas pemilu agar peserta pemilu bisa memahami rambu-rambu yang ada dalam aturan kampanye.
"Seperti saat ini, peserta pemilu dilarang kampanye karena belum masuk tahapan," jelasnya.
Saat ini kata dia, peserta pemilu dilarang untuk melakukan kampanye. Sehingga Bawaslu bersama Pemkot Bima menertibkan alat peraga yang memuat ajakan kampanye.
"Peserta pemilu boleh berkampanye mulai 28 November 2023. Kampanye ini mulai dari penyebaran APK, pertemuan terbatas dan tatap muka," jelasnya.
Bukan hanya itu, pada kesempatan silaturahmi ini Panwascam juga menekankan terkait politik uang. Diharapkan semua pihak terutama para caleg untuk melakukan pencegahan.
"Caleg harus memberikan pendidikan politik yang baik kepada masyarakat," katanya.
![]() |
| Foto bersama Caleg PKS dengan Panwascam. |
Sementara itu, Caleg PKS Anwar Arman mengapresiasi kegiatan yang digagas Pengawas Pemilu tersebut.
Saat silahturahmi sekaligus sosialisasi tersebut kata mantan anggota DPRD Kota Bima ini, ada dialog intens dengan pengawas berkaitan dengan geliat isu money politik yang dilakukan oleh caleg incumbent dan non incumbent di Dapil Rasanae Barat.
"Oleh Panwascam berkomitmen apabila menemukan hal itu, akan melakukan tindakan tegas," ujarnya.
Kata Anwar Arman, untuk mencegah terjadinya money politik ini perlu juga didukung dengan partisipasi masyarakat.
"Masyarakat bisa melaporkan apabila menemukan itu, karena semua menginginkan pemilu yang berkualitas, berintegritas sehingga lahir pemimpin dan caleg yang berkualitas," pungkasnya.
Jurnal-01

Komentar
