DLH Gas Full untuk Kebersihan Kota Bima

Iklan Atas Halaman 920x250

.

DLH Gas Full untuk Kebersihan Kota Bima

Senin, 15 Juli 2024

Kabid Kebersihan bersama personil saat membersihkan sampah-sampah. 

Kota Bima, Jurnal NTB.-
Mewujudkan kota bersih dan rapi bukanlah pekerjaan yang sederhana. Apalagi tanpa tindakan nyata di lapangan. 


Wajah sebuah wilayah kota lebih identik dengan pemandangan bersih dan rapinya ruas-ruas jalan serta permukiman warga. Dan tidak kalah pentingnya lagi adalah kondisi bersihnya drainase pinggir jalan utama kota, komplek pertokoan, pasar, dan area PKL. 


Demi mewujudkan kondisi bersih dihampir semua titik tersebut tentunya butuh kerja keras dan kesadaran semua pihak. Hal itu untuk mendukung kinerja institusi terkait yang secara khusus menangani kebersihan. 


Semua itu demi untuk mendukung bersih dan rapinya semua titik yang ada di wilayah Pemerintah Kota Bima pada khususnya. Tidak dipungkiri kondisi Kota Bima di beberapa titik membutuhkan kinerja gas full terkait menangani kebersihan. 


Sampah-sampah rumah tangga serta sampah yang dibuang sembarangan oleh warga di jalan raya, pertokoan, serta di saluran drainase jalan acap kali menjadi pemandangan buruk. 


Fenomena wilayah kota yang demikian itu kini nampaknya terjawab oleh Bidang Kebersihan di lingkup Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bima. 


Bidang Kebersihan DLH Kota Bima nampaknya gas pull menjalankan kinerjanya. Sejak satu bulan yang lalu personil Bidang Kebersihan sangat pro aktif dan antusias mewujudkan pemandangan bersihnya wilayah Kota Bima. 


Tidak hanya sampah saja, tapi juga rumput-rumput dan semak di pinggir jalan dibabat habis oleh Bidang Kebersihan. Lebih dari itu lagi, onggokan tanah maupun kerikil yang nampak di tepi jalan serta prapatan lampu merah tidak luput disingkir dengan eksavator mini. 


Pantauan Jurnal NTB, Kepala Bidang (Kabid) Kebersihan Aries Dedi Bayu, telah memulai kinerjanya di lapangan semenjak dirinya menjabat dua bulan yang lalu. Ia bersama personilnya rutin tiap hari turun operasional kebersihan. Baik itu waktu pagi hari maupun sore hari. Bahkan juga pagi hari dan sore hari. 


Sementara di sisi lain, armada mobil sampah tetap berjalan secara rutin sebagaimana biasanya. Armada sampah itu hanya bertugas mengangkut sampah-sampah yang sudah terkumpul di titik-titik tertentu. Untuk selanjutnya dibawa ke tempat pembuangan akhir. 


Meski armada sampah tetap jalan, namun Kabid Kebersihan bersama personil lain tetap turun kontrol di lapangan sekaligus tindak lanjuti titik-titik yang masih merusak pemandangan alias masih nampak kotor. 


Seperti pada Jum'at sore tanggal 12 Juli 2024, personil kebersihan mengeluarkan banyak sampah buangan warga di saluran drainase wilayah kelurahan Penatoi. Salah seorang personil kebersihan, Ramli alias Rambo, nampak ulet mengeruk dan mengangkat sampah dari dalam drainase berair lalu ditumpuk di pinggir atas drainase untuk diangkut oleh mobil pick up milik DLH.


"Drainase di sini kotor sekali dan kita segera atasi biar terlihat bersih," ucap Kabid yang akrab disapa Dedi. 


Menurutnya, standar bersihnya kota itu tidak bisa dimaknai secara sederhana. Kata Dedi, standar kebersihan kota jangan sebatas mengangkut dan membuang sampah yang berserakan. 


"Tapi kondisi jalan utama kota juga harus kita perhatikan seperti bersihkan tanah debu serta onggokan tanah campur krikil di pinggir jalan. Lebih penting lagi semak rerumputan tinggi pinggir jalan harus dibabat bersih," cetus Dedi. 


Lebih jauh, Dedi memastikan Kota Bima akan sangat bersih, rapi, dan indah jika kinerja penanganan kebersihan kota dengan totalitas dan gas pull. 


"Disamping kinerja bidang kebersihan gas pull tapi juga dukungan warga kota bima mewujudkan kebersihan kota sangat kita harapkan," bebernya. 


Untuk meningkatkan kinerja gas pull bidang kebersihan serta mewujudkan kota yang benar-benar bersih, Dedi mengakui terus melakukan koordinasi dengan Kadis DLH Kota Bima Syarif Rustaman. 


"Kita tetap berkoordinasi dengan pak Kadis terkait peningkatan kinerja kebersihan kota ini. Termasuk akan adanya inovasi-inovasi menangani kebersihan kita bahas bersama pak Kadis," tandas Dedi. 


Dedi memantapkan bahwa kinerja pihaknya benar-benar gas full di lapangan. Selama satu bulan lebih ini, ujar Dedi, pihaknya sudah mulai jalankan kinerja bidang kebersihan untuk lebih pro aktif di lapangan. 


"Kita juga memastikan agar kondisi ruas jalan raya dibebaskan dari tanah dan debu. Kita upayakan menyirami debu dan tanah di ruas dan tepi jalan raya dengan semprotan mobil tangki air . Sehingga kondisi jalan raya mulus dan tidak berdebu," pungkas Dedi.


Jurnal-03