
Kepala BNNK Bima saat memaparkan capaian kinerja pada konferensi persnya.
Kota Bima, Jurnal NTB.- Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Bima memaparkan capaian kinerja sepanjang tahun 2025 dalam konferensi pers yang digelar di Aula Kantor BNNK Bima, Jumat (19/12).
Konferensi pers tersebut dipimpin Kepala BNNK Bima, Budi Suryono, S.Sos, yang baru dilantik pada 11 Desember 2025. Kegiatan ini menjadi pertemuan perdana Budi Suryono dengan insan pers di Bima sejak menjabat.
Dalam keterangannya, Budi Suryono menegaskan pentingnya sinergi antara BNN, pemerintah daerah, dan media dalam upaya pencegahan serta penanganan penyalahgunaan narkoba.
“Saya berharap kolaborasi dengan media dapat terus ditingkatkan, sehingga informasi terkait program dan kinerja BNNK Bima tersampaikan secara terbuka kepada masyarakat,” ujarnya.
Salah satu capaian yang disampaikan yakni Klinik Pratama BNNK Bima (rawat jalan) yang berhasil meraih akreditasi Paripurna dari Kementerian Kesehatan RI dengan nilai 3,62.
Sepanjang tahun 2025, Klinik Pratama BNNK Bima menangani 52 pasien rehabilitasi, dengan 32 orang dinyatakan pulih setelah mengikuti program layanan rehabilitasi.
Selain itu, BNNK Bima juga telah mengintervensi 12 desa dan kelurahan dalam kurun waktu 2019 hingga 2025, terdiri dari enam desa di Kabupaten Bima dan enam kelurahan di Kota Bima.
“Program Desa/Kelurahan Bersih dari Narkoba (Bersinar) telah mencapai 100 persen sesuai target tahun 2025, melalui kegiatan sosialisasi dan kerja sama dengan pemerintah desa, sekolah dasar dan menengah, serta organisasi daerah,” jelasnya.
BNNK Bima juga melaksanakan program pascarehabilitasi berupa pendampingan pemulihan bagi klien yang telah menyelesaikan rehabilitasi. Sebanyak 17 orang berasal dari Balai Besar Rehabilitasi BNN Lido dan 13 orang dari Klinik Pratama BNNK Bima.
“Pendampingan ini bertujuan memastikan klien tetap pulih dan mampu kembali berfungsi secara sosial,” pungkas Budi Suryono. (RED).

Komentar