228 Jemaah Calon Haji Kota Bima Ikuti Manasik, Terbagi Dua Kloter

Iklan Atas Halaman 920x250

.

228 Jemaah Calon Haji Kota Bima Ikuti Manasik, Terbagi Dua Kloter

Senin, 09 Februari 2026

Kegiatan manasik haji yang berlangsung di aula SMKN 3 Kota Bima.

Kota Bima, Jurnal NTB.-
Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Bima melaksanakan bimbingan manasik haji bagi calon jemaah haji tahun 2026, Senin, 9 Februari 2026. Kegiatan yang dihadiri sekaligus dibuka oleh Wakil Wali Kota Bima ini menjadi bagian penting dalam mempersiapkan jemaah agar memahami tata cara pelaksanaan ibadah haji secara benar dan mandiri sebelum berangkat ke Tanah Suci.


Pembina Manasik Haji, H. Amrin, SH menyampaikan, jumlah calon jemaah haji asal Kota Bima tahun ini sebanyak 228 orang. Ratusan jemaah tersebut akan diberangkatkan dalam dua kelompok terbang (kloter), yakni Kloter 11 dan Kloter 13.


“Kloter 11 berjumlah 121 jemaah dan masuk gelombang pertama sehingga lebih dulu diberangkatkan ke Madinah. Sementara Kloter 13 berjumlah 107 jemaah dan masuk gelombang kedua,” jelas H. Amrin.


Ia mengungkapkan, sekitar 40 persen jemaah haji Kota Bima merupakan lanjut usia (lansia). Bahkan, terdapat jemaah tertua berusia 96 tahun, sementara jemaah termuda berusia 19 tahun. Kondisi ini menjadi perhatian khusus bagi petugas pembimbing untuk memberikan pendampingan maksimal, terutama terkait kesehatan dan kesiapan fisik jemaah.


"Menariknya, jemaah haji asal Kota Bima menjadi satu-satunya di NTB yang memperoleh fasilitas penerbangan langsung hingga ke Kota Bima saat kepulangan, sehingga dinilai lebih memudahkan jemaah, khususnya yang lanjut usia," ungkapnya.


Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Bima, H. Eka Iskandar pada kesempatan yang sama mengatakan, kegiatan bimbingan manasik haji akan berlangsung selama enam hari.


“Manasik haji dilaksanakan mulai 9 sampai 14 Februari 2026 dan dipusatkan di SMKN 3 Kota Bima,” terangnya.


Ia berharap, melalui manasik ini seluruh jemaah dapat memahami rukun, wajib, serta sunnah haji dengan baik, sehingga mampu melaksanakan ibadah haji dengan lancar, tertib, dan khusyuk di Tanah Suci.


Sementara itu, Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofiyan, SH dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh calon jemaah haji yang telah mendapat kesempatan menunaikan rukun Islam kelima.


“Bapak dan Ibu patut bersyukur karena telah masuk dalam daftar tamu Allah. Sebesar apa pun kemampuan kita, jika Allah belum mengundang, kita belum tentu bisa berangkat haji. Maka bersyukurlah karena telah diberi kesempatan,” ujarnya.


Di tengah efisiensi anggaran lanjutnya, Pemerintah Kota Bima tetap berkomitmen untuk mengakomodir transportasi para calon jemaah haji Kota Bima untuk keberangkatan ke Mataram, maupun kepulangan dari Mataram ke Kota Bima. 


"Kami ingin memastikan bahwa Jamaah Haji Kota Bima tidak hanya siap secara ritual, tetapi juga siap secara fisik, mental, dan sosial, serta mendapatkan pelayanan terbaik," tuturnya.


Ia juga mengingatkan para calon jemaah untuk mengikuti manasik haji dengan sungguh-sungguh sebagai bekal utama dalam melaksanakan ibadah haji di Tanah Suci.


“Untuk itu, kami mohon kepada Bapak dan Ibu agar fokus mengikuti seluruh rangkaian manasik haji hingga pelaksanaan ibadah haji nantinya, sehingga dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan memperoleh haji yang mabrur,” tutupnya. (RED).