Distan Kota Bima Mulai Kembangkan Kacang Sacha Inchi, Akan Jadi Komoditas Unggulan Baru

Iklan Atas Halaman 920x250

.

Distan Kota Bima Mulai Kembangkan Kacang Sacha Inchi, Akan Jadi Komoditas Unggulan Baru

Kamis, 05 Februari 2026

Kepala Dinas Pertanian Kota Bima, Abdul Najir.

Kota Bima, Jurnal NTB.-
 Dinas Pertanian Kota Bima mulai mengembangkan komoditas kacang Sacha Inchi sebagai bagian dari program daerah untuk meningkatkan diversifikasi dan nilai ekonomi sektor pertanian.


Kepala Dinas Pertanian Kota Bima, Abdul Najir, yang dikonfirmasi di ruang kerjanya, Rabu, 5 Februari 2026, menjelaskan bahwa program ini sudah mulai dilaksanakan di tahun 2025. Dan diakhir tahun 2025 kemarin dilakukan penyaluran bibit pada dua kelompok tani yang berlokasi di Kelurahan Oi Fo’o, Kecamatan Rasanae Timur Kota Bima.


“Pada tahap awal, kami membagikan sebanyak 3.480 bibit kacang Sacha Inchi kepada dua kelompok tani. Bibit tersebut dibagikan dan mulai ditanam pada akhir tahun 2025,” jelas Abdul Najir.


Menurutnya, pemilihan komoditas Sacha Inchi didasarkan pada prospek pasar yang sangat baik serta potensi jangka panjang yang menjanjikan bagi petani. Tanaman ini tergolong produktif dan berumur panjang.


“Tanaman Sacha Inchi sudah bisa dipanen pada usia tujuh bulan, dan masa panennya bisa berlanjut hingga 15 tahun. Ini tentu sangat menguntungkan bagi petani karena memberikan hasil berkelanjutan,” ujarnya.


Meski belum terlihat hasil, Dinas Pertanian Kota Bima berencana melakukan pengembangan lanjutan pada tahun 2026. Sebanyak 4.864 pohon akan disiapkan untuk lima kelompok tani, yang direncanakan akan dibagikan dan ditanam pada awal musin hujan mendatang.


“Ke depan, pengembangan kacang Sacha Inchi akan difokuskan pada lahan perkebunan, sehingga diharapkan dapat menjadi salah satu komoditas unggulan baru di Kota Bima,” ujar mantan Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura ini.


Abdul Najir mengungkapkan keunggulan kacang Sacha Inchi. Selain memiliki nilai ekonomi tinggi, kacang Sacha Inchi juga dikenal memiliki manfaat kesehatan yang besar. Kacang ini kaya akan asam lemak omega-3, omega-6, dan omega-9, protein, serta antioksidan.



“Dengan pengembangan ini, kami berharap Sacha Inchi tidak hanya meningkatkan pendapatan petani, tetapi juga membuka peluang pasar baru di sektor pertanian,” pungkasnya berharap.(RED).