
Petugas kebersihan saat mengangkut sampah.
Kota Bima, Jurnal NTB.- Dinas Lingkungan Hidup Kota Bima menegaskan bahwa tidak ada pelayanan pengangkutan sampah setiap hari Minggu.
Kepala DLH Kota Bima, Syahrial Nuryadin, menyatakan kebijakan ini merupakan bagian dari penataan sistem persampahan sekaligus langkah edukatif untuk meningkatkan kedisiplinan masyarakat.
Menurutnya, kebijakan tersebut bertujuan agar warga lebih tertib dalam mengeluarkan sampah sesuai hari dan jam yang telah ditetapkan. Kepatuhan terhadap jadwal dinilai menjadi kunci utama dalam menjaga kebersihan dan ketertiban lingkungan di wilayah Kota Bima.
“Petugas di lapangan akan tetap melakukan pengawasan. Apabila ditemukan sampah yang dikeluarkan pada hari Minggu, maka sampah tersebut tidak akan diangkut dan akan dikembalikan kepada pemiliknya sebagai bentuk penegakan disiplin bersama,” tegasnya.
Syahrial juga menegaskan, langkah ini bukan semata-mata sanksi, melainkan upaya pembelajaran kolektif agar setiap warga bertanggung jawab atas sampah yang dihasilkan.
“Kedisiplinan masyarakat sangat menentukan kebersihan lingkungan secara menyeluruh,” jelasnya.
DLH mengajak seluruh masyarakat untuk mematuhi jadwal pengeluaran sampah, tidak membuang sampah di luar waktu yang telah ditentukan, serta membiasakan pemilahan sampah dari rumah.
“Melalui komitmen dan tanggung jawab bersama, diharapkan terwujud Kota Bima yang bersih, tertib, dan berbudaya lingkungan,” pungkasnya. (RED).

Komentar