
Kondisi gedung baru RSUD Kota Bima yang berlokasi di eks Kantor Wali Kota Bima.
Kota Bima, Jurnal NTB.- Pemerintah Kota Bima memastikan kunjungan kerja Budi Gunadi Sadikin ke Kota Bima pada 27 Februari 2026. Agenda utama kunjungan tersebut adalah meninjau langsung progres pembangunan RSUD Kota Bima yang telah rampung pada akhir 2025 lalu, sekaligus memastikan implementasi program prioritas nasional di sektor kesehatan berjalan sesuai target.
Kepastian kunjungan itu disampaikan Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Kota Bima, Muhammad Hasyim, Kamis (26/2/2026). Menurutnya, peninjauan lapangan dilakukan untuk melihat kesiapan fasilitas layanan kesehatan rujukan di Kota Bima yang dibangun melalui skema Dana Alokasi Khusus (DAK).
“Pak Menteri dijadwalkan hadir langsung untuk melihat kesiapan RSUD Kota Bima. Ini bagian dari evaluasi pembangunan infrastruktur kesehatan yang dibiayai DAK,” ujarnya.
Selain meninjau fisik bangunan, kunjungan Menkes juga difokuskan pada penguatan program prioritas Presiden Prabowo Subianto, khususnya Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) di sektor kesehatan. Program tersebut menyasar layanan penyakit katastropik dan layanan dasar strategis, meliputi Kanker, Jantung, Stroke, Uronefrologi, serta Kesehatan Ibu dan Anak (KJSU KIA).
Muhammad Hasyim menjelaskan, pembangunan gedung induk RSUD Kota Bima telah rampung pada 26 Desember 2025. Pemerintah daerah menargetkan peresmian rumah sakit tersebut pada Agustus 2026, setelah pembangunan gedung rawat inap selesai seluruhnya.
“Kehadiran Menkes menjadi momentum penting untuk memastikan kesiapan layanan rujukan di Kota Bima, sekaligus memperkuat dukungan pusat terhadap peningkatan kualitas layanan kesehatan di daerah,” pungkasnya. (RED).

Komentar