
Sekda Kota Bima saat pimpin apel gabungan di halaman kantor Wali Kota Bima.
Kota Bima, Jurnal NTB.- Pemerintah Kota Bima menggelar Apel Gabungan di Halaman Kantor Wali Kota Bima yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Bima, Drs. H. Muhammad Fakhrunraji, M.E. Apel tersebut diikuti seluruh jajaran aparatur sipil negara (ASN) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) lingkup Pemkot Bima, Senin, 2 Februari 2026.
Apel Gabungan dihadiri Staf Ahli, Asisten Setda, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kepala Bagian, Camat, Lurah se-Kota Bima, serta seluruh staf perangkat daerah.
Dalam amanatnya, Sekda Kota Bima menyoroti pelaksanaan Program Kota Bima BISA (Bersih, Indah, Sehat, dan Asri) yang telah berjalan hampir satu tahun, namun dinilai belum menunjukkan hasil optimal sebagaimana yang diharapkan.
Sekda menegaskan bahwa Program BISA tidak hanya dimaknai secara fisik, tetapi juga mencakup perubahan perilaku dan pola pikir masyarakat. Bersih, menurutnya, bukan sekadar bebas dari sampah, tetapi juga bersih dari perilaku menyimpang. Indah tidak hanya tercermin dari wajah kota yang tertata, melainkan juga dari sikap dan kepribadian masyarakat yang menjunjung tinggi nilai budaya Maja Labo Dahu.
Sementara itu, sehat dimaknai tidak hanya bebas dari penyakit, tetapi juga sehat dalam berpikir dan berperilaku, terutama dalam menyeimbangkan hak dan kewajiban. Adapun asri berarti terciptanya suasana kota yang nyaman, damai, serta kehidupan sosial yang harmonis dan penuh kebersamaan.
“Untuk mewujudkan Kota Bima yang BISA, perubahan perilaku adalah kunci utama. Pimpinan dan atasan harus menjadi teladan bagi seluruh jajaran,” tegas Sekda.
Ia juga mengajak seluruh ASN dan PPPK agar berperan aktif sebagai agent of change di lingkungan kerja maupun di tengah masyarakat. Menurutnya, keberhasilan Program BISA sangat bergantung pada keterlibatan dan kesadaran seluruh aparatur pemerintah.
Pada kesempatan tersebut, Sekda menyampaikan apresiasi kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bima atas berbagai program dan kebijakan yang telah dilaksanakan dalam mendukung terwujudnya Kota Bima BISA.
Lebih lanjut, Sekda menekankan pentingnya memulai perubahan dari hal-hal sederhana, seperti menjaga kebersihan lingkungan, melakukan pemilahan sampah, serta membangun kesadaran kolektif dalam menjaga kebersihan dan keindahan kota.
“Saya yakin, dengan jumlah ASN yang ada saat ini, apabila semuanya berkomitmen menjadi agen perubahan, Program Kota Bima BISA dapat diwujudkan secara nyata,” ujarnya.
Menutup amanatnya, Sekda meminta seluruh perangkat daerah untuk segera menyelesaikan tugas dan tanggung jawab masing-masing, khususnya dalam menuntaskan capaian kinerja pada periode sebelumnya.
Apel Gabungan ini diharapkan menjadi momentum penguatan komitmen seluruh ASN dan PPPK dalam mendukung Program Kota Bima BISA melalui perubahan perilaku nyata demi terwujudnya Kota Bima yang bersih, indah, sehat, dan asri. (RED).

Komentar