Wakil Wali Kota Bima Hadiri Rakornas 2026, Perkuat Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah

Iklan Atas Halaman 920x250

.

Wakil Wali Kota Bima Hadiri Rakornas 2026, Perkuat Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah

Selasa, 03 Februari 2026

Wakil Wali Kota Bima bersama Bupati dan Wakil Bupati Bima.

Bogor, Jurnal NTB.-
Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofiyan, SH, bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bima, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang dipimpin langsung Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Kegiatan berlangsung di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Senin (2/2/2026).


Rakornas yang mengusung tema “Sinergi Pusat dan Daerah dalam Implementasi Program Prioritas Presiden Menuju Indonesia Emas 2045” tersebut menjadi forum strategis penyelarasan kebijakan pembangunan nasional dan daerah. Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, para Menteri Koordinator, jajaran Menteri Kabinet Merah Putih, serta seluruh kepala daerah dari berbagai wilayah di Indonesia.


Dalam arahannya, Presiden Prabowo Subianto memaparkan sejumlah capaian dan fokus program prioritas nasional. Di antaranya Program Makanan Bergizi Gratis (MBG), perluasan manfaat Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), serta rencana pembentukan Koperasi Desa Merah Putih sebagai instrumen penguatan ekonomi kerakyatan dan ketahanan pangan nasional.


Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofiyan, menyampaikan bahwa arahan Presiden beserta kebijakan strategis yang disampaikan para Menteri menjadi rujukan penting bagi pemerintah daerah. Menurutnya, sinkronisasi program pusat dan daerah mutlak diperlukan agar kebijakan pembangunan berjalan selaras dan tepat sasaran.


“Rakornas ini memberikan gambaran utuh arah pembangunan nasional yang harus diterjemahkan dan diimplementasikan di daerah, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.


Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi lintas pemerintahan, sekaligus menegaskan komitmen bersama dalam mewujudkan pembangunan nasional yang berkelanjutan, inklusif, dan berkeadilan menuju Indonesia Emas 2045. (RED).