![]() |
| Wali Kota Bima saat melakukan penanaman pohon. |
Kota Bima, Jurnal NTB.- Pemerintah Kota Bima menggelar kegiatan penanaman pohon di kawasan Taman Batas Kota Niu, Jumat (27/3/2026). Kegiatan yang dipimpin langsung Wali Kota Bima, H. A. Rahman, SE ini melibatkan berbagai unsur lintas sektor sebagai bentuk kolaborasi dalam menjaga kelestarian lingkungan dan memperindah wajah kota.
Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota Bima didampingi Wakil Wali Kota Bima Feri Sofiyan, SH, Sekretaris Daerah Kota Bima Drs. H. Muhammad Fakhrunraji, ME, serta dihadiri Kasdim 1608/Bima dan unsur BUMN.
Penanaman pohon dilakukan di sepanjang ruas jalan kawasan Taman Batas Kota Niu dengan melibatkan tenaga kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bima, jajaran TNI, serta pegawai Rutan Kelas IIB Raba Bima. Keterlibatan berbagai pihak ini menjadi wujud nyata semangat gotong royong dalam menjaga dan memperindah lingkungan Kota Bima.
Kepala DLH Kota Bima menyampaikan bahwa kegiatan tersebut juga mendapat dukungan dari sejumlah BUMN, di antaranya BRI dan Pelindo yang memberikan bantuan bibit pohon sebagai bentuk kepedulian terhadap pelestarian lingkungan.
Sementara itu, Wali Kota Bima dalam arahannya menyampaikan apresiasi kepada DLH dan seluruh pihak yang telah berpartisipasi. Ia menegaskan bahwa kolaborasi dan sinergi lintas sektor merupakan kunci penting dalam mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan.
“Ini menjadi modal kuat bagi kita, terutama dalam mewujudkan gerakan Kota Bima Bisa. Tidak ada yang sulit jika semua berkomitmen untuk bekerja sama,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan penanaman pohon ini tidak hanya bertujuan memperindah kawasan kota, tetapi juga sebagai upaya menjaga kelestarian lingkungan, mengurangi dampak perubahan iklim, serta menciptakan ruang hijau yang nyaman bagi masyarakat.
Kegiatan ini sekaligus memperkuat implementasi Gerakan “Kota Bima Bisa” yang mendorong partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kebersihan, keindahan, dan keberlanjutan lingkungan. Melalui aksi penanaman pohon, diharapkan kesadaran kolektif masyarakat untuk merawat lingkungan terus tumbuh dan menjadi budaya bersama di Kota Bima. (RED).

Komentar