Pemkot Bima Siapkan Strategi Pengamanan dan Pelayanan Masyarakat Selama Lebaran

Iklan Atas Halaman 920x250

.

Pemkot Bima Siapkan Strategi Pengamanan dan Pelayanan Masyarakat Selama Lebaran

Selasa, 10 Maret 2026

rapat koordinasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang dipimpin Wali Kota Bima,

Kota Bima, Jurnal NTB.-
Pemerintah Kota Bima mulai mematangkan berbagai langkah strategis menghadapi arus mudik dan aktivitas masyarakat selama perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah. Hal itu dibahas dalam rapat koordinasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang dipimpin Wali Kota Bima, H. A. Rahman H. Abidin, di Aula Parenta Kantor Wali Kota Bima, Selasa (10/3/2026).

Rapat tersebut digelar sebagai tindak lanjut Surat Edaran Menteri Dalam Negeri yang ditandatangani oleh Tito Karnavian tentang kesiapsiagaan pemerintah daerah dalam menghadapi momentum Hari Raya Idul Fitri tahun 2026.

Dalam arahannya, Wali Kota menekankan pentingnya sinergi seluruh unsur pemerintah daerah bersama aparat keamanan untuk memastikan situasi tetap aman, tertib, serta pelayanan publik berjalan optimal selama masa Ramadan hingga libur Lebaran.

“Koordinasi lintas sektor harus diperkuat agar berbagai potensi kerawanan dapat diantisipasi sejak dini, mulai dari kelancaran transportasi, stabilitas harga bahan pokok hingga pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” ujarnya.

Salah satu langkah yang disiapkan Pemerintah Kota Bima adalah pembentukan Posko Terpadu Kesiapsiagaan Idul Fitri di tiga titik strategis, yakni kawasan Amahami, Terminal, dan Pelabuhan. Posko tersebut dijadwalkan mulai beroperasi pada 13 Maret hingga 30 Maret 2026 sebagai pusat pemantauan dan koordinasi lintas instansi.

Selain itu, pemerintah daerah juga akan mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat dengan memperkuat pengawasan transportasi dan lalu lintas di jalur utama. Pemeriksaan kelayakan angkutan umum, pengawasan tarif, serta penertiban angkutan ilegal dan praktik percaloan menjadi fokus pengawasan menjelang arus mudik.

Di sektor ekonomi, Pemkot Bima mengoptimalkan peran Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) untuk menjaga stabilitas harga serta ketersediaan bahan pokok di pasar selama Ramadan dan Idul Fitri. Distribusi logistik dan bahan bakar minyak juga dipastikan tetap berjalan lancar.

Pemerintah daerah juga mempercepat penanganan infrastruktur pendukung, termasuk perbaikan jalan pada jalur utama, pengecekan lampu penerangan jalan, rambu lalu lintas, serta penyediaan rest area sementara di sejumlah titik strategis bagi para pemudik.

Di sisi lain, pengamanan wilayah turut menjadi perhatian dengan peningkatan patroli di pusat keramaian seperti objek wisata, pusat perbelanjaan, serta ruang publik lainnya guna menjaga situasi tetap kondusif selama masa libur Lebaran.

Wali Kota juga meminta seluruh perangkat daerah meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana maupun kondisi darurat, termasuk memastikan kesiapan personel, jalur evakuasi, serta peralatan penanggulangan bencana.

Pelayanan kesehatan dan layanan publik lainnya juga diminta tetap siaga selama libur panjang, termasuk kesiapan rumah sakit, puskesmas, tenaga medis, ambulans, serta layanan informasi kepada masyarakat.

Rapat koordinasi tersebut dihadiri Kapolres Bima Kota, Ketua Pengadilan Negeri Bima, perwakilan Kodim 1608/Bima, Danpos AL Bima, Danpos AU Bima, serta sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah dan para camat di lingkungan Pemerintah Kota Bima. (RED).