Rampas Hp Pelajar, Pelaku Nyaris Diamuk Massa, Kini Diamankan Polisi

Iklan Atas Halaman 920x250

.

Rampas Hp Pelajar, Pelaku Nyaris Diamuk Massa, Kini Diamankan Polisi

Selasa, 10 Maret 2026

Terduga pelaku saat dievakuasi oleh personil Polsek Asakota.

Kota Bima, Jurnal NTB.-
Seorang terduga pelaku jambret yang merampas handphone milik seorang pelajar di kawasan Jembatan Ranggo, Kelurahan Nae, Kecamatan Rasanae Barat, Kota Bima, berhasil diamankan aparat kepolisian setelah sempat dikepung warga, Senin (9/3/2026) sekitar pukul 14.30 WITA.


Aksi penjambretan tersebut menimpa Hutia AZ (17), seorang pelajar asal Kelurahan Jatiwangi, Kecamatan Asakota, Kota Bima. Korban saat itu baru saja pulang mengantar adiknya pergi mengaji dan melintas di Jembatan Ranggo.


Kapolres Bima Kota AKBP Mubiarto, S.I.K., M.M melalui Kapolsek Asakota IPTU Mirafudin menjelaskan, pelaku melancarkan aksinya dengan cara mendekati korban dari arah belakang.


“Pelaku tiba-tiba datang dari arah belakang dan langsung merampas handphone milik korban yang diletakkan di kantong depan sepeda motor sebelah kiri,” ujar Mirafudin.


Handphone yang dirampas tersebut diketahui merupakan satu unit Samsung Galaxy A26 5G berwarna pink. Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian yang diperkirakan mencapai sekitar Rp4 juta.


Tidak lama setelah kejadian, warga di sekitar lokasi berhasil mengepung pelaku. Personel Polsek Asakota yang menerima laporan segera menuju tempat kejadian perkara untuk mengamankan situasi.


“Anggota kami langsung menuju lokasi setelah menerima informasi dari masyarakat. Pelaku berhasil kami amankan dari kepungan massa untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” kata Kapolsek.


Polisi kemudian mengevakuasi pelaku dan membawanya ke Polsek Asakota sebelum diserahkan ke Piket Reskrim Polres Bima Kota guna proses hukum lebih lanjut.


Dalam penanganan kasus tersebut, polisi mengamankan seorang terduga pelaku berinisial SA (26), warga Desa Tolotangga, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima. Sementara seorang rekannya yang juga diduga terlibat dalam aksi tersebut berhasil melarikan diri dan kini masih dalam pengejaran tim Opsnal.


Kapolsek Asakota menegaskan pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, termasuk memburu satu pelaku lainnya yang kabur dari lokasi kejadian.


“Kasus ini masih kami dalami dan tim Opsnal masih melakukan pengejaran terhadap satu terduga pelaku lainnya yang melarikan diri,” tegasnya. (RED).