
Mori Hanafi.
Kota Bima, Jurnal NTB.- Setelah penantian panjang selama lebih dari tiga dekade, pembangunan Jembatan Lewamori akhirnya berada di ambang realisasi. Proyek yang dinanti masyarakat itu kini memasuki tahap kesiapan pelaksanaan.
Anggota DPR RI, Mori Hanafi, menyampaikan bahwa proses review desain Jembatan Lewamori telah rampung. Hal ini menjadi langkah penting menuju tahap eksekusi pembangunan.
“Review desainnya sudah selesai. Kita tinggal menunggu situasi anggaran karena saat ini ada efisiensi secara nasional,” ujarnya usai pertemuan dengan jajaran Pemerintah Kota Bima di Kantor Wali Kota Bima, Rabu (29/4).
Meski di tengah kebijakan efisiensi anggaran, Mori tetap optimistis proyek tersebut dapat mulai dikerjakan tahun ini. Tahap awal pembangunan direncanakan dimulai dari sisi Sondosia–Sanolo sebagai titik awal pengerjaan.
“Untuk tahap awal, kita mulai dari sisi Sondosia dan Sanolo. Kita yakin ini bisa dieksekusi tahun ini,” tegasnya.
Ia menekankan, Jembatan Lewamori merupakan proyek yang telah lama dinantikan masyarakat. Bahkan, penantian terhadap pembangunan jembatan tersebut telah berlangsung sekitar 31 tahun.
“Ini bukan waktu yang singkat. Kita sudah menunggu 31 tahun, sehingga ini menjadi prioritas untuk segera diwujudkan,” katanya.
Menurutnya, kehadiran Jembatan Lewamori nantinya akan memberikan dampak besar terhadap konektivitas antarwilayah serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Ia juga memastikan akan terus mengawal proses penganggaran di tingkat pusat agar proyek tersebut tetap masuk dalam prioritas pembangunan, meskipun di tengah keterbatasan fiskal.
Dengan rampungnya review desain, diharapkan tahapan selanjutnya dapat segera berjalan sehingga pembangunan Jembatan Lewamori benar-benar terealisasi dan menjawab harapan panjang masyarakat. (RED).

Komentar