THC-NC Perkuat Kohesi Sosial di Kota Bima, Tokoh Masyarakat Diberi Pelatihan Komunikasi

Iklan Atas Halaman 920x250

.

THC-NC Perkuat Kohesi Sosial di Kota Bima, Tokoh Masyarakat Diberi Pelatihan Komunikasi

Selasa, 14 April 2026

Direktur THC-NC, Prof. Dr. H. Kadri, M.Si, saat menyampaikan materi tentang keterampilan komunikasi.

Kota Bima, Jurnal NTB.-
 Upaya membangun tatanan sosial yang harmonis dan kondusif di Kota Bima terus diperkuat melalui penguatan kohesi sosial di tingkat masyarakat The Habibi Center (THC) dan Nusatenggara Center (NC) selaku pelaksana menggelar kegiatan Training Keterampilan Komunikasi dengan melibatkan berbagai tokoh masyarakat sebagai peserta utama.


Kegiatan ini digelar sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas tokoh masyarakat dalam membangun komunikasi yang efektif, persuasif, dan berdaya guna. Para tokoh yang diundang diharapkan tidak hanya hadir sebagai peserta, tetapi mampu menjadi penggerak kohesi sosial dalam kehidupan bermasyarakat.


Direktur THC-NC, Prof. Dr. H. Kadri, M.Si., menegaskan bahwa keberadaan tokoh masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan sosial. Menurutnya, kohesi sosial tidak terbentuk secara otomatis, melainkan harus dibangun melalui komunikasi yang kuat, kepercayaan, dan kepedulian antarwarga.


“Kita butuh tokoh yang mampu menjadi perekat di tengah masyarakat. Mereka diharapkan hadir sebagai jembatan komunikasi, mampu meredam potensi konflik, serta menyatukan berbagai perbedaan yang ada,” ujarnya.


Ia menjelaskan, kohesi sosial menjadi fondasi utama dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan saling mendukung. Tanpa kohesi yang kuat, masyarakat akan lebih rentan terhadap konflik, perpecahan, hingga penyebaran informasi yang tidak benar.


“Melalui pelatihan ini, para peserta dibekali kemampuan dalam menyampaikan pesan secara tepat, membangun hubungan yang harmonis, serta meningkatkan kepekaan sosial terhadap dinamika yang berkembang di tengah masyarakat. Peran tokoh masyarakat sebagai komunikator, mediator, sekaligus teladan dinilai sangat menentukan dalam menjaga stabilitas sosial,” harapnya. 


Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung pada 13 hingga 15 April 2026 di Hotel Mutmainnah, Kota Bima ini diharapkan mampu melahirkan tokoh-tokoh yang tidak hanya memiliki keterampilan komunikasi, tetapi juga komitmen kuat dalam membangun kohesi sosial.


“Dengan keterlibatan aktif tokoh masyarakat, diharapkan tatanan sosial di Kota Bima dapat terus terjaga dengan baik, menciptakan kehidupan yang lebih harmonis, inklusif, serta mampu menghadapi berbagai tantangan sosial secara bersama-sama,” pungkasnya berharap. (RED).