
Pelepasan jemaah calon haji Kota Bima oleh Wali Kota Bima.
Kota Bima, Jurnal NTB.- Wali Kota Bima, H. A. Rahman H. Abidin, secara resmi melepas 221 calon jemaah haji asal Kota Bima tahun 2026. Prosesi pelepasan berlangsung khidmat, menandai dimulainya keberangkatan jemaah yang terbagi dalam dua kloter dan dijadwalkan berangkat mulai 4 Mei mendatang.
Pelepasan yang dihadiri oleh Wakil Wali Kota Bima dan jajaran pemerintah daerah, tokoh agama, serta keluarga jemaah tersebut diwarnai suasana haru dan penuh doa. Ratusan jemaah tampak khusyuk mengikuti rangkaian acara sebelum diberangkatkan menuju embarkasi.
Dalam sambutannya, Wali Kota Bima menegaskan bahwa keberangkatan haji merupakan panggilan mulia yang tidak semua orang mendapatkannya. Karena itu, para jemaah diminta untuk memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya.
“Tidak semua orang dipanggil. Maka keberangkatan bapak dan ibu sekalian adalah kehormatan besar sekaligus amanah spiritual yang luar biasa,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa ibadah haji bukan sekadar perjalanan fisik, tetapi perjalanan hati menuju keikhlasan dan kedekatan dengan Allah SWT. Oleh karena itu, jemaah diminta untuk meluruskan niat, menjaga kesehatan, serta saling membantu selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
“Perjalanan haji adalah perjalanan menuju kesucian. Tidak ada perbedaan jabatan maupun status sosial, semua sama di hadapan Allah,” katanya.
Selain itu, Wali Kota Bima secara khusus berpesan agar seluruh jemaah disiplin dan mematuhi setiap arahan petugas, termasuk relawan haji yang mendampingi selama proses perjalanan dan pelaksanaan ibadah.
“Saya minta bapak dan ibu selalu mengikuti arahan petugas dan relawan haji. Gunakan tanda pengenal jemaah setiap saat untuk memudahkan pengawasan dan pelayanan,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kondisi kesehatan dengan mengikuti seluruh anjuran tenaga medis yang mendampingi.
“Patuhi arahan dokter selama berhaji, terutama bagi jemaah yang memiliki riwayat penyakit. Jangan abaikan kesehatan, karena itu sangat menentukan kelancaran ibadah,” pesannya.
Sementara itu, Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kota Bima, H. Eka Iskandar, menjelaskan bahwa 221 jemaah tersebut terbagi dalam dua kelompok terbang, yakni kloter 11 dan kloter 13.
“Kloter 11 dijadwalkan berangkat pada 4 Mei 2026 pukul 07.00 WITA, sedangkan kloter 13 pada 6 Mei 2026 pukul 07.00 WITA. Selain itu, ada penerbangan lanjutan pada 7 Mei 2026 pukul 07.00 WITA,” jelasnya.
Ia menambahkan, seluruh jemaah telah melalui rangkaian manasik haji sebagai bekal dalam menjalankan ibadah di Tanah Suci. Pihaknya juga memastikan seluruh persiapan administrasi dan teknis keberangkatan berjalan sesuai rencana. (RED).

Komentar