
H M Syaeful Bahri.
Kabupaten Bima, Jurnal NTB.– Di bawah kepemimpinan Kepala Dinas yang baru dilantik, M. Syaeful Bahri, Disnaker Kabupaten Bima mulai menunjukkan arah baru dalam peningkatan kualitas pelayanan publik. Berbagai inovasi berbasis kebutuhan masyarakat terus didorong, salah satu terobosan terbaru yang diluncurkan adalah program Bima Klik (Klinik Konsultasi Kerja), sebagai wadah konsultasi terbuka terkait dunia kerja, peluang kerja, hingga kebutuhan kompetensi.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen pimpinan baru dalam membangun sistem ketenagakerjaan yang lebih responsif, adaptif, dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat. Pendekatan langsung ke desa dan kecamatan dinilai efektif untuk menjawab berbagai kendala yang selama ini dihadapi pencari kerja.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bima, H. M. Syaeful Bahri, menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk mempermudah masyarakat memperoleh informasi yang akurat dan terarah, terutama bagi Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI).
“Melalui Bima Klik, masyarakat bisa berkonsultasi langsung terkait lowongan pekerjaan, kompetensi yang dibutuhkan, hingga kuota tenaga kerja yang tersedia, khususnya untuk CPMI,” ujarnya.
Pelayanan Bima Klik sendiri telah mulai dilaksanakan dalam kegiatan Selasa Menyapa yang digelar di Kecamatan Lambitu. Program ini menjadi langkah nyata pemerintah daerah dalam mendekatkan akses layanan ketenagakerjaan hingga ke tingkat kecamatan.
“Ini bagian dari upaya kami mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Jadi tidak hanya menunggu di kantor, tapi kami hadir langsung di tengah masyarakat,” tambahnya.
Selain layanan konsultasi kerja, Disnaker Kabupaten Bima juga memfasilitasi masyarakat dalam pembuatan kartu pencari kerja (AK-1). Meski saat ini layanan tersebut sudah dapat diakses secara online, masih banyak masyarakat yang belum memahami prosedurnya.
“Pembuatan kartu kerja sebenarnya sudah bisa dilakukan secara online, namun masih banyak masyarakat yang belum paham. Karena itu, kami fasilitasi langsung dalam momentum Selasa Menyapa ini,” jelasnya.
Dengan hadirnya program Bima Klik, Disnaker Kabupaten Bima berharap masyarakat dapat lebih mudah mengakses informasi ketenagakerjaan, meningkatkan kesiapan kerja, serta meminimalisir kesalahan informasi, khususnya bagi warga yang ingin bekerja ke luar negeri secara resmi dan prosedural.
Program ini juga diharapkan menjadi jembatan antara pencari kerja dan peluang kerja yang tersedia, sekaligus mendorong peningkatan kualitas tenaga kerja di Kabupaten Bima. (RED).

Komentar