JCH Kota Bima Kloter 11 Diberangkatkan ke Madinah, Satu Orang Tertunda Karena Sakit

Iklan Atas Halaman 920x250

.

JCH Kota Bima Kloter 11 Diberangkatkan ke Madinah, Satu Orang Tertunda Karena Sakit

Selasa, 05 Mei 2026

Kepala Kemenhaj Kota Bima, H Eka Iskandar Zulkarnain.

Kota Bima, Jurnal NTB.-
Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kota Bima yang tergabung dalam kloter 11 resmi diberangkatkan menuju Madinah melalui Bandara Internasional Lombok pada Selasa (5/5) sekitar pukul 13.00 WITA.


Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Bima, H. Eka Iskandar Zulkarnain, menyampaikan bahwa seluruh proses keberangkatan berjalan lancar. Jemaah Kota Bima juga tetap kompak dan disiplin mengikuti arahan panitia sejak awal keberangkatan.


Sebelumnya, para jemaah diberangkatkan dari Bandara Bima pada 4 Mei menggunakan dua penerbangan, yakni pagi dan siang hari. Seluruh jemaah tiba dengan selamat di Bandara Internasional Lombok, kemudian melanjutkan perjalanan ke Asrama Haji dan tiba sekitar pukul 16.00 WITA.


Namun, saat dilakukan pemeriksaan kesehatan ulang, terdapat dua jemaah yang mengalami gangguan kesehatan dan sempat dirawat di RSUP NTB. 


“Dari dua orang tersebut, satu jemaah atas nama M. Ali asal Kelurahan Sadia telah dinyatakan sehat dan ikut diberangkatkan ke Madinah bersama kloter 13,” ungkapnya.


Sementara satu jemaah lainnya masih dalam pemantauan tim medis. Jika kondisinya membaik, jemaah tersebut akan diberangkatkan bersama kloter berikutnya, yakni kloter 13 atau 14 dan 15. 


“Kita masih menunggu hasil Diagnosa akhir dari Rumah Sakit Propinsi NTB. Semoga kesehatan jamaah haji membaik dan bisa bergabung lagi dgn jamaah haji Kota Bima di Kloter 13,”harapnya.


Eka menjelaskan, Pada pukul 13.00 WITA, jemaah kloter 11 yang berasal dari Kota Bima, Kabupaten Bima dan Dompu sebanyak 393 orang diberangkatkan ke Madinah dan diperkirakan tiba pada pukul 18.10 waktu Arab Saudi.


Pihak Kementerian Haji dan Umrah Kota Bima berharap seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah haji dengan lancar dan dalam kondisi sehat aman tertub dan lancar dalam beribadah selama di Madinah dan Makkah. (RED).