Misteri Kematian Remaja di Gindi Terkuak, Polisi Ringkus 5 Terduga

Iklan Atas Halaman 920x250

.

Misteri Kematian Remaja di Gindi Terkuak, Polisi Ringkus 5 Terduga

Senin, 11 Mei 2026

Tampak mayat korban yang ditutup kain di TKP. 

KOTA BIMA, Jurnal NTB.–
Misteri penemuan mayat seorang remaja di lahan kosong Lingkungan Gindi, Kelurahan Jatiwangi, Kecamatan Asakota, akhirnya berhasil diungkap jajaran Polres Bima Kota. Kurang dari 24 jam setelah jasad korban ditemukan, tim Polsek Asakota dan Tim Puma Sat Reskrim Polres Bima Kota berhasil meringkus lima orang yang diduga terlibat dalam kasus tersebut.

Korban diketahui bernama Muhammad Rangga (17), warga Lingkungan Mekar Baru, Kelurahan Ule, Kecamatan Asakota, Kota Bima. Polisi menduga korban meninggal dunia akibat tindak pidana kekerasan menggunakan senjata tajam.


Kapolres Bima Kota, AKBP Mubiarto melalui Kasi Humas Ipda Baiq Fitria Ningsih mengatakan, pengungkapan kasus tersebut merupakan hasil kerja cepat personel gabungan setelah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), pemeriksaan saksi dan pengumpulan sejumlah keterangan di lapangan.


“Kasus penemuan mayat tersebut berhasil diungkap sebagai kasus pembunuhan. Polisi juga berhasil mengamankan lima orang yang diduga terlibat beserta sejumlah barang bukti,” ujar Kasi Humas.


Lima terduga yang diamankan masing-masing berinisial MI (17), MF (23), KU (16), MU (16) dan RF (20). Salah satu dari mereka diduga sebagai pelaku penusukan terhadap korban.


Selain mengamankan para terduga, polisi turut menyita barang bukti berupa satu bilah pisau dapur, satu unit sepeda motor Honda Vario warna merah dan satu unit Yamaha Mio Soul GT warna hitam.


Peristiwa tragis itu bermula pada Minggu (10/5/2026) sekitar pukul 17.00 WITA. Seorang anak bernama Hafiz yang sedang bermain di lahan kosong Lingkungan Gindi mendapati korban dalam kondisi tergeletak.


Temuan tersebut langsung dilaporkan kepada warga sekitar dan diteruskan ke pihak kepolisian. Tidak lama kemudian, anggota Polsek Asakota bersama Sat Reskrim Polres Bima Kota dan Unit Identifikasi tiba di lokasi untuk melakukan olah TKP.


Dari hasil penyelidikan, polisi menduga aksi kekerasan terhadap korban terjadi pada Minggu dini hari sekitar pukul 01.39 WITA. Sebelum kejadian, korban disebut sempat terlibat keributan dengan salah satu terduga.


Setelah keributan berlangsung, salah satu terduga diduga kembali bersama beberapa rekannya dan melakukan penyerangan terhadap korban. Korban diduga mengalami luka tusuk di bagian punggung dan sempat melarikan diri sebelum akhirnya ditemukan meninggal dunia.


Tim Puma Sat Reskrim Polres Bima Kota kemudian bergerak cepat melakukan pengejaran usai menerima informasi dari masyarakat terkait dugaan keterlibatan sejumlah orang dalam kasus tersebut.


“Berbekal keterangan saksi dan hasil penyelidikan di lapangan, akhirnya berhasil mengamankan kelima terduga di lokasi berbeda dalam waktu kurang dari sehari,” jelssnya.


Saat ini, seluruh terduga bersama barang bukti telah diamankan di Mako Polres Bima Kota untuk menjalani proses hukum dan pemeriksaan lebih lanjut oleh penyidik Sat Reskrim.  (RED).