Penemuan Mayat Gegerkan Warga Asakota, Polisi Lakukan Olah TKP

Iklan Atas Halaman 920x250

.

Penemuan Mayat Gegerkan Warga Asakota, Polisi Lakukan Olah TKP

Minggu, 10 Mei 2026

Tampak mayat korban yang ditutup menggunakan kain.

Kota Bima, Jurnal NTB.-
Warga Lingkungan Gindi, Kelurahan Jatiwangi, Kecamatan Asakota, Kota Bima digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki di halaman kosong depan SMPN 07 Kota Bima, Minggu (10/5/2026) sekitar pukul 17.00 WITA.

Korban diketahui bernama Muhammad Rangga (18), warga Mekar Baru, Kelurahan Ule, Kecamatan Asakota, Kota Bima.

Kapolres Bima Kota AKBP Mubiarto mengungkapkan, jasad korban pertama kali ditemukan oleh seorang pelajar kelas 4 SD. Saat itu, saksi sedang bermain dan berjalan di area halaman kosong tersebut sebelum melihat sesosok laki-laki tergeletak di semak-semak.

“Karena takut, saksi kemudian memberitahukan kejadian itu kepada kakaknya. Setelah mendatangi lokasi, saksi kedua memastikan terdapat seorang laki-laki yang sudah tergeletak dan diduga telah meninggal dunia,” ungkapnya. 

Penemuan tersebut sontak mengundang perhatian warga sekitar yang kemudian berdatangan ke lokasi kejadian untuk melihat kondisi korban.

Sekitar pukul 17.15 WITA, personel Polsek Asakota bersama Kapolsek tiba di lokasi dan langsung mengamankan tempat kejadian perkara (TKP). Polisi memasang garis polisi serta mengimbau warga agar menjauh dan tidak memasuki area TKP.

Tak lama berselang, sekitar pukul 17.30 WITA, Unit Identifikasi Sat Reskrim tiba di lokasi untuk melakukan olah TKP dan proses identifikasi terhadap korban. Proses tersebut turut disaksikan oleh ibu kandung korban beserta keluarga yang kemudian memastikan identitas jenazah.

“Usai proses olah TKP, sekitar pukul 18.15 WITA, jenazah korban dievakuasi menggunakan ambulans menuju RSUD Bima guna dilakukan autopsi untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban,” jelasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab kematian korban. Situasi selama proses olah TKP berlangsung aman dan kondusif. (RED).