
Kepala Dinas Pertanian Kota Bima, Abdul Najir saat tinjau kesiapan RPH.
Kota Bima, Jurnal NTB.- Menjelang Hari Raya Idul Adha 2026, Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Kota Bima mulai dipadati pendaftaran hewan qurban. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 68 ekor sapi akan dipotong di RPH Kota Bima, termasuk satu ekor sapi bantuan masyarakat untuk Presiden RI dengan bobot mencapai 813,5 kilogram.
Kepala Dinas Pertanian Kota Bima, Abdul Najir menyampaikan, Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Kota Bima telah siap melayani pemotongan hewan qurban pada Idul Adha 2026.
Menurutnya, hingga saat ini tercatat sebanyak 68 ekor sapi telah didaftarkan untuk dipotong di RPH Kota Bima. Adapun biaya pemotongan sebesar Rp400 ribu per ekor dengan sistem pemotongan belah empat.
“Karena keterbatasan tenaga dan waktu, kami hanya melayani pemotongan belah empat dan tidak menerima pemotongan kecil-kecil,” ujarnya.
Selain itu, kata Abdul Najir, RPH Kota Bima juga akan melakukan pemotongan satu ekor sapi bantuan masyarakat untuk Presiden RI tahun 2026 dengan bobot mencapai 813,5 kilogram.
Terkait kesiapan fasilitas, pihaknya memastikan seluruh sarana dan prasarana telah dilakukan pengecekan terakhir sebelum pelaksanaan pemotongan.
“Alhamdulillah, peralatan sudah diperbaiki dan seluruh personel juga siap bertugas,” katanya.
Untuk memastikan kesehatan hewan qurban, Dinas Pertanian Kota Bima juga telah membentuk tim pengawasan ante mortem dan post mortem, khususnya untuk pemotongan yang dilakukan di luar RPH atau di lingkungan masyarakat.
Abdul Najir mengimbau masyarakat segera melapor apabila menemukan gejala mencurigakan pada hewan qurban, baik sebelum maupun saat proses pemotongan berlangsung.
“Laporan bisa disampaikan langsung kepada petugas Dinas Pertanian maupun melalui pihak kelurahan. Ini untuk menjamin kesehatan dan keamanan daging yang dikonsumsi masyarakat,” pungkasnya. (RED).

Komentar