
Kebakaran yang terjadi di Desa Monta Kecamatan Monta Kabupaten Bima.
Kabupaten Bima, Jurnal NTB.- Kebakaran hebat melanda permukiman warga di Dusun Rocimena, Desa Monta, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima, Selasa (5/5/2026) malam sekitar pukul 21.00 Wita. Dalam peristiwa tersebut, dua unit rumah panggung 12 tiang hangus terbakar hingga rata dengan tanah, dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp230 juta.
Selain dua rumah yang ludes, kebakaran juga mengakibatkan empat rumah lainnya mengalami kerusakan ringan, masing-masing terdiri dari dua rumah kayu dan dua rumah permanen (batu) dengan bagian atap dan dinding terdampak api.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Bima, Ruslan, mengatakan bahwa kebakaran diduga kuat dipicu oleh korsleting listrik di salah satu rumah warga.
“Dugaan sementara akibat hubungan arus pendek listrik di rumah milik saudara Muhammad. Saat kejadian, rumah dalam keadaan kosong karena pemilik sedang berada di Sumbawa, sehingga api dengan cepat membesar dan menjalar ke bangunan di sekitarnya,” jelasnya.
Dua rumah yang terbakar habis diketahui milik Muhammad bersama istrinya St. Rahma, serta Firdaus bersama Risna. Kerugian dari kedua rumah tersebut diperkirakan masing-masing sebesar Rp60 juta dan Rp150 juta.
Sementara itu, rumah milik Supratman, Sahril, Rijal, dan Yahya mengalami kerusakan ringan dengan estimasi total kerugian sekitar Rp20 juta.
Ruslan juga menjelaskan bahwa pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat.
“Laporan kami terima sekitar pukul 21.00 Wita. Armada dari Pos Monta tiba pukul 21.07 Wita dan langsung melakukan pemadaman, kemudian dibantu armada dari Mako Damkar dan Pos Belo hingga api berhasil dipadamkan sekitar pukul 22.35 Wita,” ujarnya.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, warga sekitar sempat panik karena api dengan cepat membesar di kawasan permukiman yang didominasi bangunan berbahan kayu.
Pihak Damkarmat Kabupaten Bima mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya yang disebabkan oleh instalasi listrik.
“Kami mengingatkan masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik di rumah serta segera melaporkan jika terjadi keadaan darurat melalui call center Damkar,” tutupnya. (RED).

Komentar