Terungkap, Kebakaran Hebat di Desa Lido Diduga Sengaja Dibakar

Iklan Atas Halaman 920x250

.

Terungkap, Kebakaran Hebat di Desa Lido Diduga Sengaja Dibakar

Sabtu, 16 Mei 2026

Rumah warga Desa Lido yang diduga sengaja dibakar.

Kabupaten Bima, Jurnal NTB.–
Fakta mengejutkan terungkap di balik kebakaran hebat yang melanda RT 06 RW 02 Desa Lido, Kecamatan Belo, Kabupaten Bima, Sabtu dini hari, 16 Mei 2026. Kebakaran yang sebelumnya dikira dipicu faktor lain itu ternyata diduga sengaja dibakar oleh seorang warga yang mengalami gangguan kejiwaan.


Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 02.40 WITA tersebut menghanguskan 15 unit rumah, bukan 14 rumah sebagaimana yang diberitakan sebelumnya. Kobaran api yang cepat membesar membuat permukiman padat penduduk itu luluh lantak dalam waktu singkat.


Berdasarkan laporan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bima, Ruslan, api diduga berasal dari rumah milik seorang petani setempat yang disebut mengalami stres atau gangguan jiwa.


Dia menjelaskan, pelaku diduga sengaja membakar rumah karena ingin mencelakai adiknya yang berada di dalam rumah. Namun sang adik berhasil menyelamatkan diri sebelum api membesar dan menjalar ke bangunan lain di sekitar lokasi.


“Rumah warga yang berdempetan membuat api cepat menyebar hingga membakar belasan rumah lainnya,” ujarnya.


Warga yang terbangun akibat kobaran api langsung berhamburan keluar rumah sambil berusaha menyelamatkan barang-barang berharga. Namun besarnya api membuat sebagian besar rumah tidak dapat diselamatkan.


Sekitar pukul 03.28 WITA, lima unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi, masing-masing dari Damkar Kabupaten Bima, Kecamatan Belo, Palibelo dan Monta. Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 06.30 WITA, dilanjutkan proses pendinginan hingga pagi hari.


“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Meski demikian, kerugian material diperkirakan mencapai Rp1,5 miliar akibat hangusnya rumah beserta seluruh isi di dalamnya,” bebernya.


Pasca kebakaran, situasi di lokasi sempat memanas setelah salah satu korban mencoba meluapkan emosinya dengan membakar sepeda motor milik terduga pelaku. Namun tindakan itu berhasil dicegah aparat kepolisian, Babinsa dan warga setempat.


Sebagaimana laporan yang diterimanya, terduga disebut kerap terlibat cekcok dengan keluarga maupun tetangga dan beberapa kali mengancam akan membakar rumah warga. (RED).