
Rapat persiapan Porprov KONI Kota Bima.
KOTA BIMA, JURNAL NTB.– Persiapan Kontingen Kota Bima menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII NTB 2026 terus dimatangkan. Selain aspek teknis dan pembinaan atlet, kesiapan layanan kesehatan menjadi perhatian serius guna memastikan seluruh atlet berada dalam kondisi prima saat bertanding.
Hal tersebut dibahas dalam rapat Tim Medis Kontingen Kota Bima yang digelar di Sekretariat KONI Kota Bima, Senin (22/6). Rapat dipimpin Chief de Mission (CDM) Kota Bima, M. Irfan, dan dihadiri seluruh tim medis yang akan mendampingi kontingen selama pelaksanaan Porprov.
Koordinator Bidang Kesehatan Kontingen Kota Bima, dr. H. Natsir, mengatakan pemetaan kondisi kesehatan atlet menjadi langkah awal yang sangat penting sebelum kontingen diberangkatkan.
“Monitoring kesehatan atlet perlu dilakukan untuk mengetahui kondisi fisik dan tingkat kebugaran mereka. Hasil pemeriksaan ini akan menjadi bahan pertimbangan dalam proses pemberangkatan atlet ke arena pertandingan,” ujarnya.
Dalam rapat tersebut disepakati pembagian tim medis menjadi dua kelompok yang akan bertugas mendampingi kontingen di dua wilayah penyelenggara, yakni Kabupaten Sumbawa Barat dan Pulau Lombok. Pembagian tugas ini diharapkan mampu memastikan pelayanan kesehatan tetap optimal selama berlangsungnya Porprov.
Sebagai bagian dari persiapan, tim medis akan melaksanakan pemeriksaan fisik atlet secara berkala. Pemeriksaan perdana dijadwalkan berlangsung pada Minggu mendatang di Sekretariat KONI Kota Bima dan akan dilakukan secara rutin untuk memantau perkembangan kondisi atlet selama menjalani pemusatan latihan.
Selain pemeriksaan berkala, tim medis juga akan menyusun buku kontrol kesehatan bagi setiap atlet. Buku tersebut akan memuat hasil pemeriksaan, riwayat kesehatan, hingga catatan penyakit tertentu seperti riwayat kejang, gangguan jantung, maupun kondisi medis lainnya.
“Melalui buku kontrol kesehatan, tim medis dapat memberikan penanganan yang lebih cepat dan tepat apabila ditemukan kendala kesehatan pada atlet,” jelas dr. Natsir.
Ia menambahkan, lokasi pertandingan yang tersebar dan berjarak cukup jauh menjadi tantangan tersendiri dalam pelayanan kesehatan. Karena itu, koordinasi antaranggota tim medis akan terus diperkuat agar seluruh atlet mendapatkan pendampingan yang maksimal.
Untuk mendukung tugas tersebut, Kontingen Kota Bima menyiapkan 12 tenaga kesehatan yang terdiri atas tiga dokter, dua fisioterapis, sejumlah paramedis, serta satu koordinator tim kesehatan.
Sementara itu, dr. Aarif mengusulkan agar pemeriksaan kesehatan menyeluruh terhadap seluruh atlet dilaksanakan pada 27 Juli 2026. Pemeriksaan itu diharapkan menjadi tahapan akhir untuk memastikan seluruh atlet Kota Bima berada dalam kondisi terbaik sebelum berlaga pada Porprov XII NTB. (RED).

Komentar