
Gedung baru RSUD Kota Bima.
Kota Bima, Jurnal NTB.– RSUD Kota Bima terus mematangkan berbagai persiapan menjelang perpindahan pelayanan ke gedung baru yang ditargetkan mulai beroperasi pada Agustus 2026. Sejumlah tahapan tengah dilakukan, mulai dari penyelesaian pekerjaan fisik, pemindahan alat kesehatan, hingga pengurusan dokumen perizinan dan administrasi layanan.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pembangunan gedung rumah sakit yang juga Direktur RSUD Kota Bima, Faturahman, mengatakan target operasional pada Agustus tetap menjadi fokus utama meskipun masih terdapat beberapa pekerjaan yang sedang berjalan.
“Target kita tetap Agustus sudah mulai beroperasi di gedung baru. Untuk Juli nanti kita mulai proses pemindahan alat dan berbagai kebutuhan pelayanan,” ujarnya.
Faturahman menjelaskan, saat ini masih berjalan pekerjaan ruang rawat inap. Secara kontraktual dijadwalkan berakhir pada 26 Juni 2026. Namun apabila terdapat pekerjaan yang belum dapat diselesaikan sesuai jadwal, pelaksana diberikan ruang untuk melakukan perpanjangan waktu pekerjaan sesuai ketentuan yang berlaku.
Ia menjelaskan bahwa langkah tersebut telah melalui konsultasi dan pendampingan dari berbagai pihak, termasuk Kejaksaan, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), serta LKPP.
“Secara aturan tidak ada persoalan apabila dilakukan perpanjangan waktu pelaksanaan. Yang terpenting pekerjaan tetap berjalan dan diselesaikan sesuai ketentuan,” katanya.
Meski demikian, pihaknya optimistis seluruh pekerjaan fisik dapat dituntaskan sebelum Agustus sehingga proses perpindahan dan operasional rumah sakit dapat berjalan sesuai rencana.
Selain pekerjaan ruang rawat inap, pembangunan kantor pada bagian depan gedung rumah sakit saat ini masih dalam proses lelang. Di sisi lain, manajemen rumah sakit juga tengah menyusun kebutuhan anggaran untuk mendukung proses pemindahan ke gedung baru.
“Kami juga sedang memproses rencana biaya pemindahan agar seluruh tahapan dapat berjalan lancar saat memasuki gedung baru,” jelasnya.
Setelah menempati gedung baru, RSUD Kota Bima akan melanjutkan sejumlah proses administrasi yang wajib dipenuhi, mulai dari pengurusan izin operasional baru, akreditasi rumah sakit, hingga penyesuaian kerja sama dengan BPJS Kesehatan.
Pada sektor sarana dan prasarana, seluruh alat kesehatan yang diadakan pada tahun 2025 telah terpasang. RSUD Kota Bima juga tengah merencanakan penambahan fasilitas layanan kesehatan melalui pengadaan alat CT Scan dan Cath Lab guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Dengan progres yang terus berjalan, manajemen rumah sakit optimistis seluruh tahapan dapat diselesaikan tepat waktu sehingga pelayanan kesehatan di gedung baru RSUD Kota Bima dapat mulai berjalan pada Agustus mendatang. (RED).

Komentar