Amanah Baru untuk Ardian Sang Putra, Resmi Jabat Lurah Melayu

Iklan Atas Halaman 920x250

.

Amanah Baru untuk Ardian Sang Putra, Resmi Jabat Lurah Melayu

Rabu, 01 Juli 2026

Ardian Sang Putra. 

KOTA BIMA, Jurnal NTB.- 
Ardian Sang Putra resmi dipercaya mengemban amanah sebagai Lurah Melayu, Kecamatan Asakota, Kota Bima. Ia dilantik bersama puluhan pejabat administrator dan pengawas lainnya oleh Wali Kota Bima pada Rabu (1/7/2026).


Pelantikan tersebut merupakan bagian dari penyegaran birokrasi di lingkungan Pemerintah Kota Bima sebagai upaya memperkuat kinerja organisasi perangkat daerah sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Usai dilantik, Ardian menyampaikan rasa syukur atas amanah yang diberikan kepadanya. Ia menegaskan akan menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab serta mengedepankan pelayanan yang cepat, terbuka, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.

“Alhamdulillah, saya bersyukur atas kepercayaan yang diberikan oleh pimpinan. Amanah ini tentu menjadi tanggung jawab besar yang harus saya jalankan dengan sebaik-baiknya. Saya siap bekerja, berkolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat, serta memberikan pelayanan yang maksimal bagi warga Kelurahan Melayu,” ujar Ardian.

Ia juga mengajak seluruh aparatur kelurahan, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, dan seluruh warga untuk bersama-sama membangun Kelurahan Melayu agar semakin maju, tertib, bersih, dan nyaman.

“Keberhasilan membangun kelurahan tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan sinergi antara pemerintah dan masyarakat. Saya berharap dukungan dari seluruh pihak agar program-program pemerintah dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.

Ardian menambahkan, dirinya akan segera melakukan konsolidasi internal bersama jajaran kelurahan guna memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal. Selain itu, ia juga akan memetakan berbagai persoalan yang menjadi kebutuhan prioritas warga untuk ditindaklanjuti secara bertahap.

Pelantikan para pejabat tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Bima yang dalam arahannya mengingatkan bahwa jabatan bukanlah sebuah hadiah, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat, pemerintah, dan kepada tuhan. Seluruh pejabat yang dilantik juga diminta menjaga integritas, meningkatkan disiplin, serta menghadirkan pelayanan publik yang profesional dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. (RED).