228 Calon Haji Kota Bima 2027 Disiapkan, Tahapan Pemeriksaan Kesehatan Segera Dimulai

Iklan Atas Halaman 920x250

.

228 Calon Haji Kota Bima 2027 Disiapkan, Tahapan Pemeriksaan Kesehatan Segera Dimulai

Jumat, 14 Agustus 2026

H Amrin Anshari.

KOTA BIMA, Jurnal NTB.- 
Sebanyak 228 calon jamaah haji asal Kota Bima disiapkan untuk mengikuti tahapan keberangkatan ibadah haji tahun 2027. Jumlah tersebut merupakan hasil verifikasi dari rilis awal yang diterbitkan Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI.


Kepala Subbagian Tata Usaha Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Bima, H. Amrin Ansyari mengungkapkan, dalam rilis awal dari Kemenhaj pusat, terdapat 235 calon jamaah haji Kota Bima, termasuk di dalamnya 12 jamaah lanjut usia (lansia).


Setelah menerima rilis tersebut, Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Bima langsung melakukan verifikasi terhadap data jamaah. Hasilnya, jumlah calon jamaah yang masuk dalam daftar hasil verifikasi menjadi 228 orang, sementara beberapa jamaah mengalami penundaan keberangkatan.


“Rilis pertama yang keluar dari Kemenhaj pusat sebanyak 235 jamaah. Sudah kita lakukan verifikasi dan kita kirim ke Kanwil. Hasil verifikasi menjadi 228 karena ada jamaah yang melakukan penundaan,” jelasnya.


Selanjutnya, para calon jamaah haji masih menunggu pengumuman penetapan jamaah yang berhak melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH).


“Setelah nama-nama ditetapkan sebagai jamaah yang berhak lunas, mereka akan melanjutkan proses pelunasan sesuai ketentuan yang ditetapkan pemerintah,” jelasnya.


Sebelum memasuki tahapan pelunasan, para calon jamaah haji Kota Bima juga akan menjalani pemeriksaan kesehatan yang dijadwalkan berlangsung dalam bulan ini.


“ "Pemeriksaan kesehatan menjadi salah satu tahapan penting untuk memastikan kesiapan jamaah sebelum melaksanakan perjalanan dan rangkaian ibadah haji, dan juga yang harus menjadi perhatian, hanya Jamaah Haji yang memperoleh istithaah kesehatan yang akan diijinkan untuk melunasi,” bebernya.


Selain mempersiapkan aspek administrasi dan kesehatan, Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Bima juga terus memberikan pembinaan kepada calon jamaah melalui kegiatan manasik haji sepanjang tahun.


Kegiatan manasik tersebut dilaksanakan secara gratis dan tidak hanya mengandalkan jadwal manasik yang disiapkan pemerintah.


“Kalau yang dari pemerintah hanya lima kali. Kita melaksanakan manasik sepanjang tahun sampai jamaah berangkat,” ungkapnya.


Menurutnya, pembinaan manasik secara berkelanjutan sangat membantu calon jamaah haji dalam memahami tata cara pelaksanaan ibadah haji. Jamaah juga memiliki kesempatan untuk lebih sering mendapatkan penjelasan dan mempraktikkan berbagai rangkaian ibadah sebelum berangkat ke Tanah Suci.


Program tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesiapan jamaah, baik dari sisi pengetahuan, pemahaman maupun mental dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji.


Dengan berbagai tahapan yang mulai dipersiapkan, calon jamaah haji Kota Bima diharapkan dapat mengikuti seluruh proses dengan baik hingga nantinya ditetapkan sebagai jamaah yang berhak melunasi dan memperoleh jadwal keberangkatan tahun 2027. (RED).