
Kota Bima, Jurnal NTB.- Pemerintah Kota Bima terus mendorong transformasi digital dalam tata kelola pemerintahan. Salah satunya melalui pelatihan dan simulasi pemanfaatan Tanda Tangan Elektronik (TTE) pada aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI) bagi aparatur organisasi perangkat daerah (OPD).
Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Bima tersebut difasilitasi Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Bima di Aula Rapat Bappeda, Rabu (26/8/2026).
Pelatihan perdana ini diikuti perwakilan Bappeda dan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Bima sebagai peserta awal untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan teknis dalam penggunaan tanda tangan elektronik pada administrasi pemerintahan.
Kegiatan dibuka Kepala Bidang Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah (P2EPD) Bappeda Kota Bima, Ahmad Suryansyah, SE., MAP. Ia menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung penyelenggaraan pemerintahan yang lebih efektif, efisien, cepat, dan akuntabel.
Melalui penerapan TTE pada aplikasi SRIKANDI, proses persuratan dan pengelolaan dokumen kedinasan diharapkan semakin praktis. Sistem tersebut juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan tata kelola kearsipan yang tertib, terintegrasi, dan berbasis digital.
Dalam pelatihan tersebut, Kepala Bidang Pengelolaan Arsip Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Bima, Adhi Aqwam, ST., M.Eng., M.Sc., hadir sebagai narasumber.
Peserta tidak hanya mendapatkan penjelasan mengenai pemanfaatan fitur TTE, tetapi juga mengikuti simulasi secara langsung. Praktik tersebut mencakup alur pengelolaan dokumen hingga penerapan tanda tangan elektronik dalam proses administrasi melalui aplikasi SRIKANDI.
Pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan kesiapan aparatur dalam beradaptasi dengan sistem administrasi pemerintahan berbasis digital. Penerapan TTE juga berpotensi mengurangi ketergantungan terhadap dokumen fisik serta mempercepat penyelesaian administrasi dan persuratan antar-OPD.
Bappeda Kota Bima menyambut baik kegiatan tersebut sebagai bentuk sinergi antarperangkat daerah dalam mendukung transformasi digital, khususnya pada aspek administrasi dan pengelolaan arsip pemerintahan.
Ke depan, pelatihan dan simulasi ini diharapkan menjadi langkah awal untuk memperluas pemanfaatan TTE melalui aplikasi SRIKANDI kepada seluruh OPD di lingkungan Pemerintah Kota Bima.
Dengan penguatan kapasitas aparatur dan pemanfaatan teknologi yang tepat, digitalisasi administrasi diharapkan tidak sekadar mengubah dokumen kertas menjadi dokumen elektronik, tetapi juga mendorong proses kerja pemerintahan yang lebih tertib, cepat, dan akuntabel. (RED).

Komentar