Buka Jalan ke Jepang, Wali Kota Bima Siapkan Generasi Muda Tembus Pasar Kerja Internasional

Iklan Atas Halaman 920x250

.

Buka Jalan ke Jepang, Wali Kota Bima Siapkan Generasi Muda Tembus Pasar Kerja Internasional

Rabu, 26 Agustus 2026

Wali Kota Bima, H. A. Rahman, SE., saat mengunjungi LPK Nichini Kaigo School 

KOTA BIMA, JURNAL NTB
 – Pemerintah Kota Bima mulai membuka jalan lebih luas bagi generasi muda untuk menembus dunia kerja internasional. Salah satu peluang yang kini didorong adalah kerja sama ketenagakerjaan dengan Jepang.


Komitmen tersebut mengemuka saat Wali Kota Bima, H. A. Rahman, SE., mengunjungi LPK Nichini Kaigo School dalam rangka sosialisasi sekaligus persiapan kerja sama Bima–Jepang.


Dalam kunjungan itu, Wali Kota didampingi Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Bima beserta jajaran. Kegiatan juga dihadiri perwakilan Jepang, Hundo-san, serta para peserta LPK Nichini Kaigo School.


Hundo-san menyampaikan, Jepang saat ini membutuhkan sumber daya manusia dalam jumlah besar untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja di berbagai sektor. Kondisi tersebut membuka peluang bagi generasi muda Kota Bima untuk mendapatkan pengalaman sekaligus kesempatan bekerja di Negeri Sakura.


Menurutnya, kerja sama antara Bima dan Jepang menjadi langkah penting untuk menyiapkan tenaga kerja yang memiliki kemampuan, keterampilan, bahasa dan karakter yang mampu beradaptasi dengan lingkungan kerja internasional.


Ia juga mengapresiasi nilai budaya Maja Labo Dahu yang melekat dalam kehidupan masyarakat Bima. Nilai tersebut dinilai menjadi modal penting dalam membentuk karakter peserta yang nantinya akan bekerja dan menjalani kehidupan di Jepang.


“Peserta yang bekerja di Jepang bukan hanya memperoleh pengalaman kerja, tetapi juga belajar budaya dan lingkungan kerja. Pengalaman itu diharapkan nantinya dapat dibawa pulang untuk memberikan manfaat bagi pembangunan Kota Bima,” ungkapnya.


Sementara itu, Wali Kota Bima menyambut baik kehadiran pihak Jepang dan peluang kerja sama yang dibuka untuk generasi muda daerah.


Menurut Wali Kota, kesempatan bekerja di Jepang harus dipandang sebagai peluang besar untuk meningkatkan kapasitas diri, memperluas pengalaman serta membangun masa depan yang lebih baik.


Namun, ia menegaskan bahwa keberhasilan bekerja di luar negeri tidak hanya ditentukan oleh kemampuan bahasa dan keterampilan.


“Kesempatan ini jangan hanya dimanfaatkan untuk belajar bahasa dan bagaimana berkomunikasi dengan baik. Yang tidak kalah penting adalah sikap dan karakter. Ketika berada di negara lain, jaga nama baik diri, keluarga dan daerah,” pesan Wali Kota.


Ia menekankan agar generasi muda yang nantinya berangkat ke luar negeri tetap menjadikan nilai-nilai Maja Labo Dahu sebagai bagian dari karakter dan pegangan dalam menjalani kehidupan.


Kemampuan beradaptasi dengan budaya dan lingkungan kerja di negara lain, kata dia, harus berjalan seiring dengan kemampuan menjaga identitas sebagai masyarakat Kota Bima dan bangsa Indonesia.


Wali Kota juga meminta para peserta LPK Nichini Kaigo School mempersiapkan diri secara serius. Tidak hanya dalam penguasaan keterampilan dan bahasa, tetapi juga kedisiplinan, mental serta karakter.


Peluang kerja di Jepang, menurutnya, harus menjadi pintu bagi generasi muda Kota Bima untuk meraih cita-cita dan memperoleh pengalaman internasional yang kelak dapat memberikan manfaat bagi daerah.


Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pertemuan antara Wali Kota Bima, pihak Jepang dan seluruh peserta LPK Nichini Kaigo School.


Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota memberikan motivasi kepada para peserta agar terus belajar, bekerja keras dan tidak menyia-nyiakan setiap peluang yang datang.


Ia berharap generasi muda Kota Bima yang nantinya memperoleh kesempatan bekerja di Jepang mampu menunjukkan kualitas terbaik, menjaga nama baik daerah serta tetap mencintai Indonesia di manapun berada. (RED).