Camat Rastim Paparkan Inovasi dan Capaian pada Penilaian Lomba Kecamatan Berprestasi

Iklan Atas Halaman 920x250

.

Camat Rastim Paparkan Inovasi dan Capaian pada Penilaian Lomba Kecamatan Berprestasi

Kamis, 06 Agustus 2026


Kota Bima, Jurnal NTB.
– Camat Rasanae Timur, Ikhwan, memaparkan berbagai capaian pembangunan, inovasi pelayanan publik, serta program unggulan Kecamatan Rasanae Timur saat mengikuti Penilaian Lomba Kecamatan Berprestasi Tingkat Kota Bima Tahun 2026, yang berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Rasanae Timur, Kamis (6/8).


Dalam paparannya, Ikhwan menjelaskan bahwa Kecamatan Rasanae Timur merupakan salah satu kecamatan di ujung timur Kota Bima yang terdiri dari delapan kelurahan, yakni Kodo, Lampe, Dodu, Nungga, Kumbe, Oi Fo’o, Lelamase, dan Oi Mbo.


Ia menyampaikan visi Kecamatan Rasanae Timur, yakni “Terwujudnya Kecamatan Rasanae Timur yang Maju, Bermartabat dan Berkelanjutan”, dengan lima misi utama yang meliputi penguatan kehidupan sosial religius dan berbudaya, peningkatan kualitas sumber daya manusia, tata kelola pemerintahan yang bersih dan profesional, ketahanan ekologi yang terintegrasi, serta pembangunan ekonomi yang inklusif, berkeadilan dan berkelanjutan.


Dalam aspek demografi, Kecamatan Rasanae Timur memiliki luas wilayah sekitar 64,07 kilometer persegi dengan jumlah penduduk 20.721 jiwa, terdiri dari 10.310 laki-laki dan 10.411 perempuan. Wilayah ini berbatasan dengan Kecamatan Wawo di sebelah timur, Ambalawi di utara, Kecamatan Raba di barat, serta Kecamatan Pali Belo di sebelah selatan.


Ikhwan juga memaparkan penyelenggaraan pemerintahan yang didukung oleh sejumlah seksi pelayanan, di antaranya Seksi Pelayanan Umum, Seksi Pemerintahan, Seksi Kesejahteraan Sosial, Seksi Pemberdayaan Masyarakat, serta Seksi Ketenteraman dan Ketertiban, yang terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.


Pada sektor pelayanan umum, berbagai layanan administrasi masyarakat terus diberikan, mulai dari registrasi izin tempat usaha, administrasi kependudukan, mutasi objek pajak, hingga rekomendasi dispensasi nikah dan pelayanan administrasi lainnya.


Di bidang kesejahteraan sosial, Kecamatan Rasanae Timur mencatat sebanyak 944 penerima Program Keluarga Harapan (PKH) Pusat dan 235 penerima PKH Daerah. Selain itu terdapat 33 Posyandu2 Puskesmas16 SD4 SMP1 SMA, serta 9 majelis taklim yang menjadi bagian dari pelayanan sosial kepada masyarakat.


Sementara itu, pada bidang pemerintahan, Kecamatan Rasanae Timur memiliki 100 RT dan 35 RW, didukung oleh 8 Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM)8 Karang Taruna, serta 8 Rumah Aspirasi sebagai wadah partisipasi masyarakat dalam pembangunan.


Dalam kesempatan tersebut, Ikhwan juga memaparkan alokasi anggaran Kecamatan Rasanae Timur. Pada tahun 2025 anggaran tercatat sebesar Rp13,24 miliar, sedangkan pada tahun 2026 dialokasikan sekitar Rp11,09 miliar, yang diarahkan untuk mendukung pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat, serta pembangunan wilayah.


Penilaian Lomba Kecamatan Berprestasi ini menjadi ajang evaluasi sekaligus apresiasi terhadap kinerja pemerintah kecamatan dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, inovasi, serta pemberdayaan masyarakat. 


Kegiatan penilaian dibuka oleh Asisten III Setda Kota Bima, H. Supratman, yang menyampaikan bahwa Lomba Kecamatan Berprestasi merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus menjadi instrumen evaluasi terhadap kinerja pemerintah kecamatan.


Menurutnya, lomba tersebut bukan sekadar ajang menentukan juara, tetapi menjadi wadah pembelajaran dan berbagi praktik terbaik dalam penyelenggaraan pemerintahan. 


“Oleh Karena itu, camat beserta seluruh jajarannya diharapkan terus menghadirkan inovasi, meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat tata kelola pemerintahan, serta membangun sinergi dengan masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan,” ungkapnya.


Supratman juga mengapresiasi peran TP PKK sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembangunan melalui berbagai program pemberdayaan keluarga, kesehatan, pendidikan, ketahanan pangan, hingga pelestarian lingkungan. Ia berharap hasil penilaian ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh kecamatan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan menghadirkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat. (RED).