
Kegiatan wisuda sarjana mahasiswa STIE Bima.
Kota Bima, JURNAL NTB – Ketua STIE Bima, Firdaus, menyampaikan pesan motivasi kepada para lulusan pada acara Wisuda Sarjana Mahasiswa STIE Bima Angkatan XXIII Tahun 2026, Kamis, 27 Agustus 2026.
Dalam laporan sekaligus sambutannya, Firdaus menegaskan bahwa latar belakang dan tempat seseorang dilahirkan tidak boleh menjadi penghalang untuk memiliki cita-cita besar.
Mengusung semangat “Jangan Takut Bermimpi Besar”, Firdaus mengingatkan para sarjana yang diwisuda agar tidak menjadikan keterbatasan daerah sebagai tembok pembatas dalam menentukan masa depan.
“Tempat kita dilahirkan tidak menentukan batas mimpi kita. Kita boleh berada di Bima, tetapi pikiran harus mendunia. Kita boleh memulai dari daerah, tetapi karya harus mampu melampaui batas,” menjadi pesan utama yang disampaikan Firdaus kepada para wisudawan.
Ia juga menekankan bahwa momentum wisuda bukanlah akhir dari proses perjuangan, melainkan pintu awal bagi para lulusan untuk menghadapi tantangan yang lebih besar di tengah masyarakat.
Firdaus mengingatkan para wisudawan agar tidak pulang dari prosesi wisuda hanya dengan membawa ijazah. Lebih dari itu, setiap lulusan harus membawa keberanian untuk menghadapi kehidupan dan mewujudkan mimpi.
“Jangan pulang hanya membawa ijazah, tetapi bawalah keberanian untuk bermimpi, keberanian untuk mencoba, keberanian untuk gagal, dan keberanian untuk bangkit,” pesannya.
Dalam kesempatan tersebut, Firdaus juga menyampaikan bahwa STIE Bima terus berkomitmen memperkuat kualitas institusi dan penyelenggaraan pendidikan tinggi.
Menurutnya, penguatan perguruan tinggi tidak hanya berorientasi pada peningkatan mutu pembelajaran, tetapi juga mencakup tata kelola institusi, penyediaan sarana akademik, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
Melalui berbagai program pembinaan perguruan tinggi swasta, STIE Bima terus berupaya membangun ekosistem pendidikan yang mampu menghasilkan lulusan berkualitas, berdaya saing, dan siap memberikan kontribusi nyata bagi daerah maupun bangsa.
Wisuda Sarjana Mahasiswa STIE Bima Angkatan XXIII Tahun 2026 pun menjadi momentum bagi para lulusan untuk membawa ilmu yang telah diperoleh ke tengah masyarakat, sekaligus membuktikan bahwa mimpi besar dapat tumbuh dari mana saja, termasuk dari Bima. (RED).

Komentar