Wali Kota Bima Buka MTQ Rasanae Barat 2026, Tekankan Pentingnya Generasi Qur’ani

Iklan Atas Halaman 920x250

.

Wali Kota Bima Buka MTQ Rasanae Barat 2026, Tekankan Pentingnya Generasi Qur’ani

Rabu, 26 Agustus 2026

Wali Kota Bima saat membuka MTQ Rasanae Barat. 

KOTA BIMA, JURNAL NTB.- 
Wali Kota Bima, H. A. Rahman H. Abidin, SE., secara resmi membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Kecamatan Rasanae Barat Tahun 2026. Pembukaan yang berlangsung di halaman Masjid Agung Al-Muwahiddin Kota Bima, Senin (25/8/2026), turut dihadiri Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofiyan, SH.


Ajang MTQ tersebut berlangsung meriah dengan nuansa religius yang kental. Hadir pula jajaran Asisten dan Staf Ahli Setda Kota Bima, sejumlah Kepala OPD, Camat dan Lurah se-Kota Bima, serta Ketua MUI Kota Bima.


Ketua Panitia dalam laporannya menyampaikan, MTQ Tingkat Kecamatan Rasanae Barat digelar selama tiga hari, mulai 25 hingga 27 Agustus 2026.


Sebanyak 57 peserta ambil bagian dalam berbagai cabang dan mata lomba. Mereka berasal dari sejumlah kelompok usia, mulai anak-anak, remaja hingga dewasa.


Dalam sambutannya, Wali Kota Bima menyampaikan apresiasi kepada Camat Rasanae Barat, para Lurah, serta seluruh panitia dan pihak yang telah bekerja keras menyukseskan pelaksanaan MTQ.


Menurutnya, terselenggaranya kegiatan tersebut menjadi bukti kuatnya semangat gotong royong, kebersamaan, dan partisipasi masyarakat di seluruh kelurahan se-Kecamatan Rasanae Barat.


“MTQ bukan sekadar perlombaan membaca Al-Qur’an, tetapi merupakan bagian dari syiar Islam yang harus terus kita tebarkan dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar Wali Kota.


Ia juga menyoroti berbagai tantangan sosial yang dihadapi generasi muda saat ini. Penyalahgunaan narkoba, minuman keras, judi online, kekerasan hingga penggunaan media sosial yang tidak bermoral, menurutnya, harus menjadi perhatian bersama.


Karena itu, Wali Kota menekankan pentingnya peran Pemerintah, orang tua, tokoh agama, tokoh masyarakat dan seluruh elemen masyarakat dalam melakukan pencegahan.


Wali Kota berharap generasi muda dan masyarakat Kota Bima menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya, kata dia, tidak cukup hanya dipahami, tetapi harus diwujudkan dalam sikap dan perilaku di tengah kehidupan sosial.


Selain menjadi ruang pengembangan nilai-nilai keagamaan, MTQ juga dinilai memiliki peran penting dalam mempererat silaturahmi, membangun persaudaraan serta memperkokoh persatuan dan kebersamaan masyarakat.


Pada kesempatan itu, Wali Kota berharap MTQ Tingkat Kecamatan Rasanae Barat mampu melahirkan qori dan qoriah, hafiz dan hafizah terbaik yang dapat membawa nama baik Kecamatan Rasanae Barat dan Kota Bima pada ajang MTQ di tingkat yang lebih tinggi.


“Semoga dari MTQ ini lahir generasi Qur’ani yang tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga memiliki akhlak mulia serta mampu menjadi teladan di tengah masyarakat,” harapnya.


Sebagai penanda dimulainya seluruh rangkaian kegiatan, Wali Kota Bima kemudian menekan tombol sirene sebagai simbol resmi dibukanya MTQ Tingkat Kecamatan Rasanae Barat Tahun 2026.


Pembukaan MTQ berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum memperkuat komitmen bersama dalam membangun masyarakat Kota Bima yang religius, berakhlak dan menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai landasan kehidupan. (RED).