
Kondisi dump truk yang terbakar/foto. istimewa
KOTA BIMA, JURNAL NTB.- Suasana di sekitar lapangan voli Penatoi, Kelurahan Penatoi, Kecamatan Mpunda, Kota Bima, mendadak ramai setelah satu unit dump truk bernomor polisi EA 8032 WA terbakar, Senin (21/9/2026) sore.
Peristiwa tersebut terjadi di area tanah lapangan voli RT 07/RW 02, tepat di sebelah timur atau belakang Kantor Kelurahan Penatoi. Beruntung, kobaran api yang membakar bagian depan kendaraan berhasil dipadamkan petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Bima sebelum menjalar ke bagian mesin dan tangki bahan bakar.
Dump truk tersebut diketahui milik seorang warga bernama Alfa, warga Kelurahan Penatoi. Api membakar bagian dalam kabin depan kendaraan, mulai dari kursi, setir hingga kabel-kabel. Kaca depan dan bagian pintu kendaraan juga ikut terdampak.
Informasi yang dihimpun Jurnal NTB, sebelum kejadian, pemilik dump truk sempat memperbaiki posisi ban kendaraan yang diparkir di lokasi tersebut. Setelah itu, Alfa meninggalkan kendaraan dan pulang ke rumah untuk mandi.
Tak lama berselang, warga di sekitar lokasi dikejutkan dengan teriakan yang mengabarkan adanya kebakaran pada dump truk tersebut.
Mendengar kabar itu, Alfa langsung bergegas menuju lokasi. Ia kemudian berupaya mengangkat bagian kepala kendaraan agar posisi dump truk tidak membuat api mudah menjalar ke bagian badan kendaraan.
Warga sekitar juga segera menghubungi petugas Damkar Kota Bima. Petugas yang tiba di lokasi langsung melakukan pemadaman terhadap api yang berkobar di bagian depan kabin.
Gerak cepat petugas berhasil mencegah api menjalar ke bagian belakang kendaraan, mesin maupun tangki bahan bakar. Dengan demikian, dump truk tersebut tidak sampai terbakar seluruhnya.
“Alhamdulillah mobilnya cuma terbakar bagian depan dan bisa diselamatkan petugas sehingga tidak terbakar bagian belakang dan mesin,” tutur seorang warga yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Hingga berita ini ditulis, penyebab pasti terjadinya kebakaran belum diketahui. Kebakaran tersebut juga tidak sampai berdampak pada rumah warga karena kendaraan diparkir cukup jauh dari permukiman.
Warga pun bersyukur kejadian tersebut dapat segera ditangani sehingga kobaran api tidak merembet ke lingkungan sekitar. (RED).

Komentar