Haji 2027, Kemenhaj Kota Bima Mulai Siapkan Proses Pembuatan Paspor Calon Jemaah Haji

Iklan Atas Halaman 920x250

.

Haji 2027, Kemenhaj Kota Bima Mulai Siapkan Proses Pembuatan Paspor Calon Jemaah Haji

Selasa, 08 September 2026

Rapat sekaligus manasik haji di masjid Baitul Hamid Penaraga Kota Bima.

Kota Bima, Jurnal NTB.-
Persiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun 1448 Hijriah/2027 Masehi di Kota Bima mulai memasuki tahapan penyelesaian dokumen perjalanan calon jemaah haji.


Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Bima mulai menyiapkan proses penerbitan paspor dan pemvisaan bagi calon jemaah haji reguler yang akan berangkat ke Tanah Suci.


KTU Kementerian Haji dan Umrah Kota Bima, H. Amrin Anshari, mengatakan paspor menjadi salah satu dokumen penting yang harus dipersiapkan sejak awal untuk mendukung kelancaran perjalanan jemaah haji menuju Arab Saudi.


Menurutnya, tahapan awal penerbitan paspor akan dilakukan melalui proses m-passport yang menjadi salah satu persyaratan dari Kantor Imigrasi.


"Insyaallah mulai besok jemaah haji Kota Bima akan mulai diproses paspornya. Awalnya akan dilakukan proses m-passport, yaitu aplikasi yang memang disyaratkan oleh Kantor Imigrasi," ujar Amrin, saat rapat persiapan penerbitan paspor dan pemvisaan, Selasa, 8 September 2026, di Masjid Baitul Hamid, Penaraga, Kota Bima.


Setelah proses m-passport dilakukan, calon jemaah haji akan diarahkan menuju Kantor Imigrasi Bima untuk mengikuti tahapan berikutnya sesuai jadwal yang akan ditentukan.


Hal tersebut juga menjadi bagian dari agenda rapat koordinasi penyelesaian dokumen dan pemvisaan jemaah haji reguler yang digelar Kemenhaj Kota Bima.


Amrin menjelaskan, setelah seluruh calon jemaah haji menyelesaikan proses penerbitan paspor, tahapan selanjutnya akan dilanjutkan dengan proses bio visa.


"Selanjutnya apabila semua jemaah haji telah memiliki paspor, kami juga akan menjadwalkan proses bio visanya," jelasnya.


Ia menegaskan, paspor dan visa memiliki fungsi penting dalam perjalanan ibadah haji. Paspor merupakan dokumen perjalanan yang diperlukan jemaah untuk menuju Arab Saudi, sementara visa menjadi izin bagi jemaah untuk memasuki wilayah Arab Saudi.


"Paspor ini merupakan dokumen yang sangat penting demi perjalanan jemaah haji ke Arab Saudi, sedangkan visa itu menjadi izin masuk bagi seluruh jemaah haji yang akan memasuki Arab Saudi," katanya.


Karena itu, Kemenhaj Kota Bima meminta seluruh calon jemaah haji untuk memperhatikan dan menaati setiap jadwal yang nantinya ditetapkan. Hal tersebut penting agar proses penerbitan paspor, bio visa hingga pengurusan visa dapat berjalan tertib dan lancar.


"Untuk itu diharapkan kepada semua jemaah haji Kota Bima untuk menaati jadwal yang akan kami tentukan, sehingga pelaksanaan penerbitan paspor dan pengurusan visa ini akan lancar seperti yang kita harapkan," pungkas Amrin.


Dengan dimulainya tahapan penyelesaian dokumen tersebut, Kemenhaj Kota Bima berharap seluruh calon jemaah haji dapat mempersiapkan diri dengan baik sejak jauh hari, sehingga berbagai kebutuhan administrasi sebelum keberangkatan ke Tanah Suci dapat diselesaikan sesuai ketentuan. (RED).